Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI hentikan penyelidikan kasus siswa bunuh diri, MI, 16, yang diduga terbebani sistem belajar daring, karena pihak keluarga menolak adanya otopsi korban.
"Kasusnya otomatis dihentikan, lantaran keluarga mengku sudah mengikhlaskan kepergian siswa sekolah menengah atas itu, dan menolak diautopsi," kata Kabag Humas Polres Gowa, Sulawesi Selatan Ajun Komisaris Mangatas Tambunan, Sabtu (31/10).
Dijelaskan Tambunan, MI, warga warga Kecamatan diketahui adiknya yang berinisial I, 8, pada pukul 08.30 Wita, yang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dalam kamarnya. I lalu memanggil tantenya DG, 45 dan memberi tahukan kondisi itu.
Baca juga : Keroyok Anggota TNI, Dua Anggota Klub Harley jadi Tersangka
"Karena melihat kondisi itu DG langsung memanggil orang tua korban dan tetangga untuk memberi pertolongan pertama. Tapi ternyata MI sudah tidak bernyawa lagi sebelum tiba di rumah sakit," jelas Mangatas.
Sebelum kasus dihentikan, jelasnya, pihak Polres Gowa sempat melakukan penyelidikan diduga penyebab peristiwa itu Karen akorban terbebani dengan tugas ekolah yang cukup berat selama proses belajar daring atau jarak jauh. Alasannya medan tempat tinggal korban di pegunungan dan jaringan internetnya sedikit bermasalah.
Tapi, itu dibantah pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sulsel, Fitri Utami mengungkapkan, ada fakta lain yang ditemukan pihaknya.
"Jadi bunuh dirinya bukan karena banyak tugas belajar online, tapi karena masalah pribadi dengan pria. Chat terakhirnya korban itu membahas masalah cowok," ungkap Fitri. (OL-2)
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Sejumlah pelajar SD Kanisius Kenalan mengikuti prosesi jalan salib di kawasan Pegunungan Menoreh, Desa Kenalan, Borobudur, Magelang.
Belajar bukan sekadar menyimpan informasi di otak, melainkan bagaimana pengetahuan tersebut bisa diterapkan dalam berbagai situasi.
Ditjen Polpum Kemendagri menggandeng sekolah di Kota Cirebon untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di kalangan pelajar.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Ramadan Youth Camp 2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, serta meninjau perubahan kesehatan tanah secara berkala.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved