Sabtu 31 Oktober 2020, 04:55 WIB

KITA Berkontribusi, bukan Berdemonstrasi

(BY/N-3) | Nusantara
KITA Berkontribusi, bukan Berdemonstrasi

anggoro
Ketua umum kita maman imanulhaq melihat hasil karya kita bandungseperti ukiran kulit dan sepeda lipat, di bandung, rabu (28/10)

 

BUKAN kursi dan posisi yang menjadi obsesi Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). Politik bukan segalanya.

"Meski mendeklarasikan sebagai gerakan kesadaran politik demi terjaganya keutuhan NKRI, KITA terus mendorong anggota untuk menghasilkan berbagai gagasan dan ide kreatif," ujar Ketua Umum KITA Maman Imanulhaq di Bandung, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Ajakan dan dorongan itu, menurut dia, disambut anggota KITA di banyak daerah. Maman mengaku sudah menginventarisasi adanya 19 inovasi dari berbagai daerah yang diharapkan bisa berkontribusi terhadap kesejahteraan Indonesia. Berbagai gagasan, ide, dan karya kreatif itu dikembangkan aktivis KITA di 45 daerah.

"Ada 19 gugus karsa yang dihasilkan relawan-relawan kita di berbagai daerah," tambahnya saat membuka Musyawarah Nasional KITA.

Munas KITA digelar dengan agenda utama menginventarisasi gugus karsa dari berbagai daerah. "Di munas ini kita melihat apa saja yang dihasilkan para relawan KITA di daerah masing-masing," tegas pendiri Pondok Pesantren Al-Mizan di Majalengka, Jawa Barat, itu.

Ia mencontohkan anak-anak KITA di Medan mampu menggagas dialog lintas agama demi menjaga kerukunan antarumat beragama. Di Bandung, aktivis organisasi ini menggulirkan berbagai produk seni yang menjadi potensi membangkitkan perekonomian warga.

Ketua Riset dan Inovasi KITA Iman Abdul Gofur mengatakan pihaknya berkeinginan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satunya dengan membantu pengembangan usaha sektor tersebut.

Sebagai contoh, pihaknya menggandeng pelaku usaha di Sukabumi untuk membuat sepeda lipat yang saat ini tengah digandrungi masyarakat. Tak hanya itu, KITA juga merangkul perajin kulit di Bandung untuk membuat aksesori seperti tas, dompet, hingga jok kursi sepeda motor.

"Kami ingin memfasilitasi teman-teman pelaku UMKM. Biasanya mereka terkendala teknologi dan inovasi," ujarnya.

Melalui cara seperti ini, dia berharap pelaku usaha bisa lebih berinovasi dan mengenal teknologi sehingga berdampak terhadap penjualan.

"Mereka punya hak kaya, tapi tidak ada ruang. KITA memfasilitasi dan mendukung," katanya. (BY/N-3)

Baca Juga

ANTARA

Masuk Zona Merah, Temanggung Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

👤Tosiani 🕔Rabu 02 Desember 2020, 00:32 WIB
Kepala Divisi Komunikasi dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Temanggung Gotri Wijianto, mengatakan penghentian simulasi KBM...
DOK MI

Kota Semarang Butuh Penambahan Ruang Perawatan Pasien Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:42 WIB
"Berdasarkan data, ruang isolasi dan perawatan di 18 rumah sakit tersefia 840 ruangan yakni 750 ruangan non-ICU dan 90 ruangan...
MI/Kristiadi

Jalur Ciamis-Pangandaran via Angsana-Gunungkelir Ambla

👤Kristiadi 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:13 WIB
Panjang jalan yang amblas sekitar 35 meter. Warga terpaksa menutup jalan karena khawatir terjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya