Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Riau yang berhasil sembuh terus meningkat. Hingga Senin (26/10) malam, terdapat penambahan 306 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh sehingga total telah mencapai 9.971 orang.
Selain itu, ada penambahan 204 kasus terkonfirmasi covid-19 dan penambahan 4 pasien yang meninggal dunia karena virus korona.
"Sampai saat ini, total terkonfirmasi 13.749 kasus dengan isolasi mandiri 2.923 orang, rawat di rumah sakit 548 orang, sembuh 9.971 orang, dan 307 meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Selasa (27/10).
Baca juga: Kasus Covid-19 di NTT Kembali Melonjak
Ia menjelaskan, suspek yang isolasi mandiri berjumlah 8.661 orang. Sedangkan isolasi di rumah sakit berjumlah 256 orang. Kemudian selesai isolasi berjumlah 35.839 orang, meninggal berjumlah 136 orang. Sehingga total suspek berjumlah 44.892 orang.
"Adapun spesimen diperiksa berjumlah 2.253 sampel dan jumlah orang diperiksa berjumlah 1.750 orang. Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 138.142 spesimen," ujarnya.
Mimi mengungkapkan, kabar duka berupa penambahan 4 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena covid-19, yaitu dua warga asal Kota Pekanbaru dan dua warga Kabupaten Kampar.
Menurut Mimi, meski PSBB sudah berakhir dan pemerintah menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja. Selalu Menjaga jarak (Physical Distancing). Dan sering mencuci tangan pakai sabun," jelas Mimi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan.
"Walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian," pungkasnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Meskipun survei serologi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan antibodi pada penerima booster pertama, hal itu tidak serta merta mengabaikan booster kedua
Vaksin booster kedua sangat penting untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang pada booster pertama memiliki jarak yang jauh.
Terbitnya vaksin dengan platform mRNA tersebut menambah pilihan vaksinasi primer untuk anak dengan rentang usia 6 bulan sampai kurang dari 12 tahun, selain vaksin Sinovac/Coronava
Agar kenaikan kasus covid-19 di beberapa negara tidak merambat ke Indonesia maka pengawasan di pintu masuk negara juga perlu diperketat
Pada November tahun ini diharapkan ada 5 juta dosis vaksin dalam negeri yang bisa dipakai masyarakat dan pada Desember juga diproduksi 5 juta dosis.
Aplikasi PeduliLindungi dikembangkan untuk memutus mata rantai penularan covid-19, yang tersedia untuk gawai dengan sistem operasi Android dan iOS, serta versi website.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved