Jumat 23 Oktober 2020, 16:55 WIB

Kali Ini, Tradisi Panjang Jimat Digelar Terbatas

Nurul Hidayah | Nusantara
Kali Ini, Tradisi Panjang Jimat Digelar Terbatas

Antara
Kemeriahan tradisi Panjang Jimat Kesepuhan Cirebon seperti tahun lalu, tahun ini tidak ditemui lagi akibat pandemi Covid-19.

 

TIDAK seperti tahun sebelumnya, tradisi panjang jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon tanpa melibatkan banyak orang. Tradisi dihadiri kalangan terbatas famili keraton.

Jelang puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasepuhan, Cirebon, tetap menyelenggarakan sejumlah tradisi. Salah satunya yang digelar hari ini, Jumat (23/10) yaitu tradisi siraman panjang jimat dan tradisi buka bekasem.

Tradisi siraman panjang jimat merupakan tradisi mencuci piring wali yang usianya sudah sangat tua. Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin menjelaskan bahwa piring tua yang dicuci terdiri dari 7 piring wali, 38 piring pengiring, 2 guci dan 2 gelas. "Piring yang dihiasi kalimat toyibah tersebut usianya sudah 700 tahun," ungkap Luqman.

Piring yang sebelumnya disimpan di museum pusaka tersebut dibawa menuju ruang gebyog hingga akhirnya dilakukan siraman di ruang kaputren. Setelah tradisi siraman panjang jimat dilanjutkan dengan tradisi buka bekaseman.
Bekaseman merupakan tradisi menyimpan ikan kakap ke dalam guci.

"Ada dua guci yang disiapkan," ungkap Luqman. Ikan bekasem sudah dibuat sejak sebulan lalu, atau tepatnya pada 5 Safar, dengan terlebih dahulu dimasukkan rempah-rempah. Setelah ditutup dan diikat dengan erat, ikan tersebut disimpan dan baru dibuka hari ini.

"Nanti ikan bekasem akan dimasak di dapur mulud bersama nasi jimat dan dihidangkan pada 12 Maulud," ungkap Luqman.

Luqman menjelaskan, sekalipun pandemi covid-19 masih berlangsung namun pihaknya tetap berupaya untuk menjaga tradisi. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti mencegah kerumunan hanya dihadiri oleh abdi dalem, kaum mesjid agung dan para abdi dalem yang selama ini ada di Keraton Kasepuhan.

Selain itu, filosofi dari tradisi siraman panjang jimat menurut Luqman juga sesuai dengan kondisi saat ini, yaitu umat dianjurkan untuk senantiasa menjaga kebersihan termasuk mencuci tangan secara rutin. (OL-13)

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Dua Kekuatan Pemulihan Ekonomi DIY Lewat Pariwisata dan Pendidikan

👤Agus Utantoro 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:55 WIB
Pemulihan perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta akibat pandemi covid-19 akan bertumpu pada dua kekuatan. Yakni pariwisata dan...
MI/Gabriel Langga

Pertamina Maumere Pastikan Suplai BBM Aman Jelang Nataru

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:54 WIB
Stok BBM di terminal BBM Maumere akan disalurkan ke wilayah Nusa Tenggara Timur II yang meliputi Larantuka, Kalabahi, Atapupu, Waingapu,...
MI/Djoko Sardjono

Pilkada, Polres Klaten Terjunkan 638 Personel Pengamanan TPS

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:41 WIB
Sebanyak 638 personel Polres Klaten, Jawa Tengah, akan diterjunkan untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan bupati dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya