Rabu 21 Oktober 2020, 23:23 WIB

Sumsel Gencarkan Razia Protokol Kesehatan

Dwi Apriani | Nusantara
Sumsel Gencarkan Razia Protokol Kesehatan

ANTARA
Pelanggar protokol kesehatan di Sumsel mendapat sanksi.

 

UNTUK melindungi masyarakat dari penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat penegakan protokol kesehatan (prokes). Salah satunya adalah menggelar razia prokes di daerah-daerah perbatasan.

Kepala Satuan Pamong Praja Sumsel, Aris Saputra mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat di daerah perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin masih belum disiplin dalam memenuhi protokol kesehatan.

"Ini pintu masuk dan keluar Kota Palembang. Tapi kita banyak menerima aduan bahwa disini banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Karenanya, kami melakukan razia masker dan menindak langsung pelanggar melalui sidang yustisi," ujar dia, Rabu (21/10).

Aris mengatakan penegakan protokol kesehatan di Sumsel telah diatur dalam Peraturan Gubernur No 37 tahun 2020. Sehingga razia dan sidang yang dilakukan di tempat itu juga berpedoman dengan regulasi tersebut.

"Sanksi yang kami berlakukan macam-macam, ada sanksi sosial, seperti membersihkan fasilitas umum, menyanyikan lagu kebangsaan, push up dan denda maksimal Rp500.000," katanya.

Selain di perbatasan Palembang-Banyuasin, kata Aris, pihaknya juga telah melakukan razia serupa di perbatasan kedua daerah itu di daerah Mariana, Kabupaten Banyuasin.

Selanjutnya, kata dia, Satpol PP Sumsel tetap berkoordinasi dengan Satpol PP di kabupaten/kota lainnya untuk melakukan pengawasan secara intensif terhadap protokol kesehatan. Menurut dia, semua daerah di Sumsel telah menerbitkan turunan dari Pergub 37 tahun 2020 untuk menegakan protokol kesehatan di daerah masing-masing.

"Kami terus koordinasi dengan pemda di seluruh Sumsel, sampai saat ini mereka bisa melaksanakan pengawasan secara mandiri," katanya.

Menurut Aris tidak menutup kemungkinan pihaknya bakal menggelar kembali razia untuk memastikan masyarakat disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Sebetulnya kami rutin patroli setiap hari di tempat umum. Kami berupaya mendisiplinkan warga karena sesungguhnya Covid-19 ini betul-betul berbahaya," pungkasnya. (R-1)

Baca Juga

MI/Cikwan Suwandi

Dukungan Bertambah Setelah Cellica-Aep Unggul dalam Debat

👤Cikwan Suwandi 🕔Minggu 29 November 2020, 14:03 WIB
Sepanjang debat terbuka pasangan calon nomor 2 yang paling cekatan menggunakan waktu bicara dan menjawab...
MI/Palce Amalo

Memacu Produksi Padi Petani Air Bauk Kupang NTT

👤Palce Amalo 🕔Minggu 29 November 2020, 13:45 WIB
DULU musim kemarau yang berlangsung delapan bulan tiap tahun membuat petani Air Bauk, di Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, urung...
MI/Alexander P Taum

Gunung Ile Lewotolok Erupsi Lagi

👤Alexander P Taum 🕔Minggu 29 November 2020, 13:04 WIB
Erupsi hebat terjadi lagi di Gunung Berapi Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, NTT, Minggu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya