Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT angin kencang dan gelombang tinggi, harga ikan segar di Provinsi Aceh naik. Hal itu terjadi sejak cuaca buruk melanda perairan laut Selat Malaka selama dua pekan terakhir.
Amatan Media Indonesia, hingga Selasa (20/10), lonjakan harga ikan segar itu terjadi di Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh, Aceh Besar, dan
Kabupaten Pidie. Lalu di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa.
Di Pasar Ikan Grosir Pante Teungoh, Ibu Kota Kabupaten Pidie, misalnya, harga ikan dencis mencapai Rp35.000 per kg (kilogram). Harga tersebut lebih mahal dari biasanya yang berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per kg.
Baca juga: Mentan Pastikan Pupuk tidak Bermasalah Lagi
Kemudian ikan gembung dari biasanya berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per kg, kini naik menjafi Rp40.000 hingga Rp45.000 per kg (tergantung kualitas).
Berikutnya, harga ikan tongkol dari harga normal berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per kg, sekarang menjadi Rp25.000 hingga Rp30.000 per kg.
Bukan saja terjadi lonjakan harga, tapi stok ikan di tingkat penampung juga mengalami krisis.
"Ini semua efek dari nelayan tidak bisa melaut karena gelombang tinggi. Harga ikan tinggi, tapi pendapatan rendah karena cuaca buruk" kata Ikwan, nelayan di Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie. (OL-1)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved