Selasa 20 Oktober 2020, 19:55 WIB

Gubernur Erzaldi Audiensi dengan Calon Petani Budi Daya Porang

mediaindonesia.com | Nusantara
Gubernur Erzaldi Audiensi dengan Calon Petani Budi Daya Porang

DOK IKP KOMINFO BABEL
Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjelaskan, secara teknis budi daya porang oleh petani Babel diurus langsung oleh BRI Syariah bersama PT Empat Saudara. Kedua institusi ini yang akan membimbing para petani mulai dari pembiayaan, bibit, hingga hasil panen pasti memiliki pembeli (offtaker).

Pemprov Babel bersama calon petani dan calon lokasi pemantapan budi daya tanaman porang sepakat untuk membudidayakan tanaman Porang di Babel. Hal ini terungkap dalam audiensi dengan komisaris dan direksi Bank Syariah Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Selasa (20/10/20).

Porang adalah tanaman khas Indonesia yang juga dibudidayakan oleh negara lain, seperti Thailand dan Vietnam. Industri porang dapat dikembangkan khususnya di Babel. Hal ini agar bisa menjadi komoditas ekspor asal Indonesia yang sementara baru memenuhi 20%-25% kebutuhan dunia.

Baca Juga: Ekspor 60 Ton Porang, Mentan Ajak Petani, Eksportir Millenial

Sinergi yang dilakukan juga melibatkan mahasiswa Jurusan Pertanian UBB. Harapannya, melalui audiensi ini dapat membantu tanaman porang berkembang sesuai dengan yang diharapkan hingga hasil tanaman porang Babel dikenal dunia.

Dalam rangka percepatan pengembangan porang di Bangka Belitung, berikut merupakan topik yang dibahas dalam audiensi. Di antaranya:
1. Pembentukan pola kerja sama untuk menentukan harga dan target pasar serta para offtaker,
2. Kebutuhan modal usaha dalam memulai dan mengembangkan tamanan porang akan dibantu oleh BRI,
3. Keberhasilan bertani porang mulai dari tahap benih, budidaya, pupuk hingga tehnik panen, dan
4. Memperhatikan pola tanam yang digunakan calon para petani, berupa monokultural atau tumpang sari porang bersama tanaman lain.

"BRI Syariah akan memberi bantuan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro secara langsung kepada PT Empat Saudara, agar petani mendapat bibit unggulan, baik fasilitas teknis dalam budi dayanya," ungkap Gubernur Erzaldi.

Baca Juga: Kementan Fasilitasi Madiun Bangun Kawasan Porang Genjot Ekspor

Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, bahwa teknis ini disiapkan Gubernur Erzaldi karena bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat agar masyarakat jadi sejahtera.

Dalam budidaya porang yang paling penting adalah target market (pasar). Calon offtaker hasil produksi bertani porang Babel yaitu PT Surya Jaya Modernitika Nusantara.

"Belajar dari perusahaan sukses di dunia, menciptakan market adalah kunci utama. Selain itu, hal penting lainnya adalah penjagaan kualitas produk yang bagus dan terkontrol agar tidak mengecewakan pembeli," ungkap Hengky Sujono, perwakilan dari PT Surya Jaya Modernitika Nusantara (calon offtaker).

"Pembeli akan mencari kita, kita tidak perlu lagi mencari pasar setelah pasar tahu kualitas yang terjaga," tambahnya.

Pihak BRI Syariah pada kesempatan ini menjelaskan bahwa fasilitas yang disediakan adalah pemberian KUR Mikro. Dengan selisih margin pembayaran pada KUR Mikro sangat tipis dan sangat bersahabat dalam pertahunnya, hanya beberapa ratus ribu saja.

Baca Juga: Eksportir Lada di Babel Bingung Ada Dua Kepengurusan BP3L

UMKM BRI menyiapkan fasilitas KUR Mikro pembiayaan di bawah Rp50 juta tanpa jaminan dengan luasan lahan yang disesuaikan dengan pembiayaan yang disiapkan. Kelayakan akan diuji oleh pihak bank bersama PT Empat Saudara.

"Permodalan atau pembiayaan ini bukan bantuan, tetapi menjadi tanggung jawab keberhasilan usaha penanaman porang sehingga, bisa melunasi fasilitas KUR Mikro BRI syariah," jelas perwakilan BRI Syariah.

"Kami juga akan diaudit beberapa pihak, seperti kementerian, BRI Syariah Pusat sendiri atas aturan administrasi yang diberlakukan sama kepada semua petani sebagai calon penerima pembiayaan tanpa terkecuali," tambahnya.

Hadir dalam pertemuan ini  Gubernur Erzaldi yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Babel, BRI Syariah, PT Empat Saudara, dan calon offtaker hasil produksi bertani tanaman porang. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok, Pribadi

DPRD Maluku Minta RUU Daerah Kepulauan Segera Direalisasikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:52 WIB
Menurut dia, setiap anggaran yang dikucurkan kepada Maluku, selalu mengacu pada luas daratan. Padahal, Maluku adalah provinsi yang berbasis...
DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Optimalkan Pertanian Kopi, Universitas Jember dan Astra Dampingi Sekolah Kopi

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:35 WIB
Sekolah kopi ini merupakan badan usaha milik desa (BUM-Des) yang dibiayai oleh PT Astra serta didampingi oleh Lembaga Penelitian dan...
DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Didukung Pemda dan Astra, Petani Ponorogo Ekspor 300 Ton Rempah-Rempah

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 08 Agustus 2022, 23:25 WIB
Setelah mengekspor 50 ton temulawak dan kunyit pada Maret 2022, Senin (8/8), sebanyak 300 ton komoditas serupa ditambah jahe dan pinang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya