Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HENDRIKUS Eden warga Dusun Napung Seda, Desa Namang Kewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur terlihat sedih di rumahnya. Ia kesulitan keuangan sehingga tidak bisa memulangkan anaknya Krisantus Ariyanto dan dua cucunya Dava dan Davi yang meninggal dalam musibah longsor di Tarakan, Kalimantan Utara yang terjadi Senin (28/9). Dari 11 orang meninggal musibah longsor, tiga di antaranya warga Kabupaten Sikka.
Saat ditemui mediaindonesia.com, Selasa (29/9) di rumahnya, Hendrikus Eden mengaku anaknya pergi merantau ke Tarakan, Kalimantan Timur sejak 2007 bersama istrinya. Anaknya memiliki dua anak berusia 10 bulan.
"Tadi malam saya dapat kabar dari Tarakan bahwa anak saya dan kedua cucu saya meninggalkan dunia akibat longsor di Tarakan. Dua cucu saya itu baru
berusia 10 bulan. Mereka laki-laki semua. Menantu saya selamat. Saya langsung syok dengar kabar mereka meninggal," ungkap Hendrikus.
Ia berencana memulangkan jenazah anak dan kedua cucunya untuk dimakamkan di Sikka. Namun ia belum bisa melaksanakan karena kesulitan keuangan untuk memulangkan jenazah mereka dari Tarakan ke Sikka.
"Saya sekarang lagi berusaha pinjam uang di koperasi. Tetapi saat ini belum ada kabar dari koperasi. Saya sudah cari kemana-mana untuk pinjam uang. Tetapi belum dapat. Saat ini tiga jenazah masih berada di Tarakan," ungkap Hendrikus.
baca juga: Muncul Klaster Perkantoran di Kudus
Hendrikus berharap Pemerintah yang ada di Tarakan dan Kabupaten Sikka bisa membantu membiayai pemulangan jenazah anak dan kedua cucunya agar bisa dimakamkan di Desa Namangkewa, Kecamatan Kewanpante, Kabupaten Sikka.
"Saya juga belum dapat uang. Saya mohon bantuan pemerintah agar bisa membantu membiayai pemulangan jenazah dari Tarakan ke Sikka," harap Hendrikus. (OL-3)
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Longsor dipicu oleh meningkatnya curah hujan yang terjadi sejak pagi hingga sore hari pada Senin (22/1) sekitar pukul 16.30 WITA, yang menyebabkan dua orang warga tertimbun.
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, mengatakan bencana longsor terjadi pada Kamis (22/1) sekitar pukul 15.00 Wita dan menimpa rumah warga.
Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kabupaten Manggarai Barat. Banjir dilaporkan merendam sekitar 10 hektare sawah.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved