Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat merencanakan pembangunan jalan di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju menghubungkan Kecamatan Tapalang dengan ibu kota provinsi setempat itu.
"Pada tahun 2021 mendatang akan direncanakan membangun jalan melintasi wilayah pesisir kota Mamuju menuju wilayah Kecamatan Tapalang," kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di Mamuju, Rabu (23/9).
Pembangunan jalan menuju Kecamatan Tapalang dari kota Mamuju untuk memperpendek jarak tempuh karena jalan menuju Kecamatan Tapalang yang ada saat ini melintasi pegunungan yang berliku dan memakan jarak tempuh yang lama.
Selain membangun jalan antara Mamuju dan Tapalang, pemerintah juga berencana membangun jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Sumarorong dan Kecamaran Nosu di Kabupaten Mamasa yang terletak di pegunungan Provinsi Sulbar.
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan harapan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bersungguh-sungguh membangun daerah.
Mantan Bupati Polman dua periode itu, juga menyampaikan bahwa 50 persen dari total APBD Sulbar telah difokuskan untuk alokasi pembangunan bidang kesehatan, bansos, dan infrastruktur guna mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. (OL-12)
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved