Rabu 16 September 2020, 13:17 WIB

Pemkab Serang Telah Perbaiki 9.181 Rumah Tidak Layak Huni

mediaindonesia.com | Nusantara
Pemkab Serang Telah Perbaiki 9.181 Rumah Tidak Layak Huni

Ist
Warga menyambut kedatangan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dengan pelukan.

 

JUMLAH rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, semakin berkurang. Pada 2015 ada sebanyak 13.649 RTLH dan hingga saat ini sudah diperbaiki sebanyak 9.198 RTLH.

Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB), Toni Kristiawan, progres perbaikan RTLH terus mengalami perubahan. Perbaikan RLTH dilaksankana dengan bersinergi program  pemerintah pusat, Pemprov Banten, Pemkab Serang, infak aparatur sipil negara (ASN), Baznas Kabupaten Serang, dan sumbangan pihak swasta.

“Keunikan dan keunggulan program perbaikan rutilahu atau RTLH ini, karena ada sinergi para stakeholder. Serta ucapan terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu swadaya perbaikan rumah tidak layak huni,” kata Toni.

Toni mengungkapkan, sejak akhir 2015, terdapat 13.649 RTLH. Kemudian melalui sinergi program, hingga tahun 2020 akan tuntas perbaikan sebanyak 9.198 RTLH. “Perbaikan RTLH ini terus berlanjut, masih ada 4.451 RTLH yang harus diperbaiki,” tuturnya.

Untuk tahun 2020, kata Toni, sumber perbaikan RTLH dari APBD Kabupaten sebanyak 925 unit, APBD Banten 100 unit, APBN (BSPS regular) 1.100 unit, dana Baznas dan CSR 100 unit, dan APBN (BSPS strategis) 320 unit. Total tahun ini diperbaiki 2.545 unit.

“Jumlah RTLH yang diperbaiki terus berubah, seiring dukungan dari banyak pihak. Termasuk kenaikan bantuan dari APBN,” jelas Toni.

Bupati Serang  Ratu Tatu Chasanah  dan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Sri Rahayu menambahkan, pihaknya turut bersinergi dalam proses perbaikan RTLH. Terutama untuk rumah yang darurat dan harus disegerakan untuk diperbaiki. 

“Untuk di Kabupaten Serang, ASN turut berinfaq melalui Baznas untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Dana infaq ini yang diperuntukan bagi rumah yang harus disegerakan diperbaiki,” jelas Sri. 

Perempuan yang akrab disapa Yayuk ini menambahkan, rumah yang harus diperbaiki memang masih banyak. “Namun dengan sinergi program yang sudah berjalan, proses perbaikan RTLH berjalan cepat,” katanya. (OL-09)

Baca Juga

Antara

BNPB: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Akibat Gempa Nias

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:10 WIB
Masyarakat diminta menghindari bangunan retak atau rusak akibat guncangan gempa di wilayah Nias. Serta, memperhatikan informasi resmi...
MI/Apul Iskandar

Forum DAS: Alih Fungsi, Penebangan Hutan Penyebab Banjir Parapat

👤Apul √Ćskandar 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:21 WIB
Pemerintah harus dengan segera mencari solusi agar banjir bandang tidak terjadi...
MI/Martinus Solo

Kabupaten Sorong Raih Opini WTP 8 Kali

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:10 WIB
Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan hasil pencapaian opini WTP merupakan kerja sama yang bagus di bidang keuangan dari semua organisasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya