Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur membuat lahan tanaman mengalami kekeringan karena terjadi krisis air untuk irigasi. Debit air menurun. Untuk mempertahankan dan menjaga ketersediaan air, para pteani melakukan penghematan dan penyadapan air. Seperti dialami petani di Desa Sinar Hadigala, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, kekeringan sudah melanda wilayah itu. Warga melakukan penghematan air dan mengalirkan air ke tanaman pangan secara bergiliran.
"Kendala kami saat ini adalah air. Air sulit sekali apalagi saat kemarau ini, debit air menurun drastis. Kami terpaksa harus sadap air sendiri. Sumber air dari sungai cukup jauh dari lahan kami, sehingga mengganggu kami untuk melakukan penyiangan. Kami pakai pipa-pipa bekas untuk sadap air lalu dialirkan ke lahan-lahan. Kami pikul pipa dari pematang ke pematang agar air bisa mengalir ke seluruh lahan tanam kami. Kami harus jaga agar pipa-pipa air tersebut tidak bocor. Kemarau seperti ini airnya sangat kecil sehingga kami harus berhemat. Kami harap pemerintah bisa membantu kami dengan membuka jaringan irigasi di daerah ini untuk membantu pengairan di lahan kami," ungkap Fransiskus Kajuk Nitit, salah seorang petani di Desa Sinar Hadigala, Rabu (16/9).
Petani lainnya di Desa Wure, Kecamatan Adonara Barat, Antonius Gordus Was bersama istrinya Lidvina Bura Koten, juga mengakui mengalami penurunan hasil produksi akibat musim kemarau ini. Tidak hanya kesulitan air saat kemarau, namun lahan mereka juga terancam hama sehingga merusak hasil tanam mereka, seperti bawang, cabe, tomat, dan beberapa jenis sayuran.
"Saat ini memang air terbatas sekali pak, tapi kami tetap berusaha tanam. Ada bawang, tomat, cabe, sayur sawi, kangkung juga papaya. Saat kemarau ini, debit air sedikit sekali. Kami harus pakai bergiliran, kadang malam hari baru bisa dapat jatah air untuk menyirami lahan kami, memang harus berhemat agar lahan kami bisa disiram. Tidak hanya itu pak, lahan kami juga saat ini terserang hama. Kami tidak tau pasti ini jenis hama apa. Hama ini menyerang dari bawah hingga ke atas sampai daun menguning, kering dan mati. Obat hama juga tidak ada, sehingga tahun ini hasil prioduksi kami sangat menurun," kata Antonius.
baca juga: Lokasi Sulit Dijangkau Karhutla di Sikka Sulit Dipadamkan
Ia berharap adanya bantuan pemerintah dan melihat langsung kondisi para petani karena selama ini bantuan obat maupun pupuk sering terlambat.
"Iya kita harap ada bantuan pemerintah juga. Selama ini bantuan obat maupun pupuk dan bibit kadang terlambat. Tahun ini memang sebagian besar tanaman kami mati akibat hama. Mudah-mudahan petugas pertanian bisa turun dan melihat kondisi petani di sini agar bisa membantu kami mengatasi hama, juga membantu dengan jaringan irigasi atau bendungan untuk menjaga ketersediaan air saat kemarau ini," harapnya. (OL-3)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved