Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK pupuk bersubsidi di Purbalingga, Jawa Tengah menipis, bahkan urea hanya tinggal tersisa kurang dari 1%. Kuota pupuk bersubsidi jenis urea tahun 2020 sebanyak 10 ribu ton, telah tersalurkan 9,92 ribu ton. Artinya saat ini tinggal tersisa 0,7% atau 71,4 ton.
"Salah satu yang paling kritis adalah pupuk urea. Sebab, dari alokasi sebanyak 10 ribu ton, kini hanya tinggal tersisa 71,44 ton dan yang telah tersalurkan sebanyak 9,92 ribu ton. Dengan kondisi seperti sekarang, jelas petani mengalami kesulitan mendapatkan urea. Apalagi, pada musim tanam (MT) II masih membutuhkan pupuk khususnya urea," ujar Kepala Dinas Pertanian Purbalingga Mukodam, Kamis (10/9).
Baca Juga: Pupuk Subsidi Habis di Kabupaten Malang
Petani, jelas Mukodam. memang telah mengeluhkan terjadi kelangkaan pupuk di sejumlah wilayah. Apalagi, masih ada empat bulan yang masih membutuhkan pupuk untuk tanaman padi. "Tahun ini memang ada pemangkasan jatah pupuk bersubsidi. Misalnya, untuk urea yang tahun lalu mendapatkan alokasi sebanyak 11.800 ton, tahun ini tinggal tersisa 10 ribu ton,"katanya.
Selain urea, lanjut Mukodam, pupuk NPK juga tinggal tersisa sekitar 23% atau 76,77 ton, kemudian SP-36 tersisa 12% lebih, kemudian untuk ZA hanya tersisa 22%. "Kami telah melakukan antisipasi dengan melakukan pergeseran alokasi kecamatan yang relatif aman ke kecamatan yang mengalami kekurangan. Pemkab mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Gubernur Jateng agar ada tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk Purbalingga," ujarnya.
Di sisi lain, kata Mukodam, pihaknya juga meminta kepada petani untuk menghemat pupuk sesuai dengan anjuran. Selain itu, petani diimbau agar menggalakkan pupuk organik lokal dengan memanfaatkan kompos, jerami yang
membusuk serta kotoran ternak. (OL-13)
Baca Juga: Stok Pupuk Subsidi di Jabar, Banten dan sebagian Jateng Aman
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
“Alurnya tetap sama, hanya prosesnya disederhanakan. Bedanya, untuk dapur MBG tidak perlu diunggah ke sistem DPMPTSP,”
Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman (AMPPS) melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, di Jakarta.
Pupuk Indonesia menyambut Perpres 113/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi yang dinilai mendorong efisiensi industri.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
Penyelewengan pupuk bersubsidi sebanyak 665 ton sudah beroperasi sejak tahun 2020 hingga merugikan keuangan negara hingga Rp4,5 miliar.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved