Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah melaksanakan penanaman bibit sekitar tiga minggu yang lalu, Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ny Selly Dharmawijaya Mantra melakukan panen perdana program ketahanan pangan pekarangan rumah, Kamis (3/9). Adapun beberapa jenis sayuran yang dipanen yakni sayur hijau dan pok cay, dan juga ada tanaman tomat serta labu.
Menurut Rai Mantra, di masa pandemi covid-19 yang berdampak serius bagi perekonomian perlu dikembangkan usaha kemandirian pangan dalam skala keluarga.
"Banyak yang sudah memulai, ada yang dikenal dengan Ketahanan Pangan Karang Alit (Tapakara), sehingga selain meminimalisir biaya, juga kesehatannya lebih terjamin," ujar Rai Mantra di saat kegiatan panen tersebut.
Baca Juga: Pekarangan Pangan Lestari untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Hal senada juga disampaikan Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Mantra yang mengajak seluruh elemen PKK dan masyarakat Kota Denpasar untuk mulai menanam dan menerapkan Ketahanan Pangan Keluarga. Caranya pun sangat sederhana, yakni setiap ada lahan yang kosong, dapat langsung dimanfaatkan dan ditanami aneka sayuran. Namun jika tidak, dapat menggunakan pot atau media lainnya.
Dengan inovasi seperti itu akan sangat membantu Pemkot Denpasar dan masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan. "Meskipun tak terlalu luas, berbagai upaya dapat dilaksanakan, baik dengan menanam langsung, menggunakan hidroponik, atau dengan media pot yang hasil panennya begitu luar biasa. Dengan melakukan urban farming atau sistem pertanian perkotaan di rumah masing - masing akan memperkuat ketahanan pangan keluarga,'' ujar Selly Mantra.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk jenis tanaman sayur hijau dan pok cay dari mulai tanam sampai panen hanya memerlukan waktu 21 hari. Selain itu, perawatannya pun sangat sederhana dengan rutin penyiraman dan pemupukan.
"Jadi mari bersama-sama menciptakan ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga," ajak Ny. Selly Mantra. (RS/OL-10)
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Persembahyangan tahunan untuk memuja Dewa Siwa ini menjadi momentum perenungan dan introspeksi diri umat Hindu pada Januari 2026.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Penanganan sampah di ibu kota Bali tersebut kini difokuskan pada skema Tiga Zona Utama, yakni pengelolaan di sektor hulu, tengah, dan hilir.
Kehadiran jajaran Pemkot Denpasar dalam perayaan Natal ini menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin kerukunan beragama di Bali,
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, serta keselamatan wisatawan dan masyarakat yang merayakan ibadah Natal di ibu kota Provinsi Bali tersebut.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pengelolaan komoditas hortikultura melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Dibentuknya KWT ini bisa meningkatkan perekonomian keluarga melalui pekarangan.
Dampak krisis ekonomi global sudah mulai dirasakan saat ini.
Pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) diinisiasi Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan NTB selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) dari Program SIMURP
Bacapres Ganjar Pranowo menyatakan setiap keluarga Indonesia mempunyai hak untuk bisa mewujudkan kedaulatan pangan. Hal itu disampaikan Ganjar usai berkunjung ke Taman Agro Eduwisata
Melalui ilmu dan pendekatan yang tepat, pekarangan bisa menjadi sarana pengungkit ekonomi keluarga, sekaligus pencapaian lingkungan yang nyaman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved