Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan. Masyarakat dituntut berbenah diri, termasuk dunia pendidikan, supaya bisa bertahan.
Tantangan yang sama juga dihadapi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah. Namun, mereka lebih siap. “Sejak 2010, kami sudah menyiapkan sistem yang terintegrasi untuk melakukan pembelajaran daring, baik secara synchronous maupun asynchronous. Sistem itu juga selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan zaman,” ungkap Rektor Unika Soegijapranata, Prof Ridwan Sanjaya.
Teknologi digital sudah diterapkan sejak calon mahasiswa mendaftar, menjalani ujian masuk, dan melaksanakan registrasi ulang, sampai resmi tercatat sebagai mahasiswa. Teknologi daring juga dilakukan ketika mahasiswa mengisi mata kuliah yang diambil, melakukan pembayaran uang kuliah dan belajar di ruang virtual melalui cyber.unika.ac.id.
Di laman inilah presensi, pembagian materi kuliah, pengumpulan tugas, serta diskusi dengan chat tertulis ataupun tatap muka dilakukan secara virtual. “Dosen bisa menerangkan materi kuliah layaknya kelas biasa. Bahkan akses ke laboratorium komputer dapat dilakukan mahasiswa dari rumah,” lanjut doktor dari University of Bangkok itu.
Setelah ujian akhir, mahasiswa juga bisa melihat hasil pekerjaan mereka yang sudah diberi nilai oleh dosen melalui platform yang sama. “Kesiapan Unika Soegijapranata di masa pandemi membuat kami dipercaya untuk memberikan pelatihan bagi guru-guru dari seluruh Indonesia,” tandas pria asal Demak, Jawa Tengah itu.
Unika Soegijapranata merupakan perguruan tinggi swasta di Jateng yang mendapat akreditasi A dan dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik se-Jateng oleh Kementerian Riset dan Pendidikan tinggi pada 2019.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas dalam kondisi pandemik. Kondisi ini menantang kami untuk melakukan banyak inovasi. Pandemi merupakan tantangan untuk melompat lebih tinggi. Siapkah Anda meloncat bersama kami demi masa depan?” tandas pakar teknologi informasi itu. (HT/N-3)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved