Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaubpaten Yahukimo, Papua, sempat diminta menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) sebelum dibunuh oleh orang tidak dikenal.
Kapolres Yahukimo AKBP Ignasius Benny, Rabu (13/8), menjelaskan kejadian itu berdasarkan keterangan saksi Kenan Mohi.
Baca juga: Sekjen PAN Klaim Bupati Abock Selalu Ikut Zoom dari Yahukimo
Dari keterangan saksi Mohi, katanya, saat kejadian pada Selasa (11/8), pelaku sempat minta korban menunjukkan KTP dan menyatakan, "Kamu Indonesia".
Saat korban hendak mengambil kartu identitas, sambung Benny, pelaku menyerang dengan menggunakan pisau sejenis sangkur.
Saksi, kata Benny, sempat mencoba melerai namun tiba-tiba muncul seseorang dari arah gunung dan langsung menyerang korban. Pada saat itu, saksi langsung melarikan diri dan menginformasikan kasus tersebut ke Polres Yahukimo.
Jenazah korban pada Rabu (12/8) diterbangkan ke Yogyakarta melalui Sentani dan Jakarta. (Ant/X-15)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved