Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pasien Positif di Kota Tasikmalaya Bertambah Jadi 63 Orang

Kristiadi
05/8/2020 19:03
Pasien Positif di Kota Tasikmalaya Bertambah Jadi 63 Orang
Ilustrasi Covid-19(Medcom.id)

Sebanyak tiga pasien Covid-19 berada di Kota Tasikmalaya kembali bertambah menjadi 63 orang, dan kini status predikat zero pasien tak berlangsung lama setelah hampir sepekan. Pasien tersebut sekarang ini sudah mendapat perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, untuk sekarang ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid -19 sudah mencapai 63 pasien di antaranya 38 pasien terkonfirmasi dari hasil test PCR, dan 25 pasien RDT reaktif. Namun, riwayat pasien sendiri bertempat tinggal di Kota Tasikmalaya dan bekerja di Kabupaten Tasikmalaya hingga Bandung.

"Ketiga pasien positif untuk sekarang masih mendapat perawatan di ruang isolasi rumah sakit dari jumlah 38 orang terkonfirmasi dari uji swab tersebut di antaranya 33 orang telah sembuh dan dua meninggal dunia. Sedangkan, untuk 25 orang reaktif statusnya 24 pasien telah negatif dan satu orang meninggal dunia," katanya, Rabu (5/8).

Uus mengatakan, untuk ketiga pasien positif tercatat di Kota Tasikmalaya telah mendapat perawatan di RS SMC Singaparna tetapi salah satunya tengah dirawat di Kota Tasikmalaya. Namun, untuk satu pasien yang mendapatkan perawatan dipastikan beberapa hari lagi akan sembuh tapi dua orang lagi selama ini sudah langsung ditangani di Kabupaten Tasikmalaya.

"Untuk sekarang ini pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di rumah sakit di Kota Tasikmalaya ada penambahan menjadi 6 orang dari total 54 kasus dan 2 orang masih dalam perawatan, tapi 46 orang lain sembuh. Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.366 orang di antaranya 1.340 telah sembuh dan 26 masih dipantau," ujarnya.

Menurutnya, penyebaran virus korona yang terjadi sekarang ini harus tetap diwaspadainya karena orang tanpa gejala (OTG) masih terus terjadi dengan jumlah 692 kasus di antaranya 674 telah selesai dan 18 orang masih dalam pemantauan. Akan tetapi, masyarakat selama ini harus sadar terutama wajib untuk memakai masker jika keluar dari rumah.

"Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 terus melakukan langkah terutama bagi masyarakat untuk tetap memakai masker, karena pemakaian itu wajib dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang sampai sekarang belum teratasi. Kami tentu sangat berharap supaya mereka bisa disiplin dengan menggunakan masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan," paparnya. (OL-12)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya