Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIMAS dan Rembang jadi perhatian. Di era belajar daring karena pandemi, Dimas Ibnu Alias harus tetap datang ke SMP Negeri 1 Rembang, Jawa Tengah, karena tidak mempunyai gawai.
Sendiri di kelas tidak jadi soal. Setiap pagi, anak seorang nelayan, Didik Suroyo, itu diantar ibunya, Asiatun, ke sekolah dengan sepeda. Beberapa guru sudah siap dan tetap hadir di kelas. Dari satu pelajaran ke pelajaran lainnya, mereka setia menemani Dimas meski sendiri.
“SMP Negeri 1 Rembang memberi kesempatan kepada siswa untuk tetap belajar tatap muka karena ada beberapa orangtua murid yang tidak memiliki gawai. Namun, baru Dimas yang ke sekolah tiap hari,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Rembang Isti Chomawati.
Ketiadaan gawai juga dialami siswa di SD Negeri 01, Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Saking banyaknya, Hartono, guru di sekolah itu, harus berkeliling dari rumah ke rumah mendatangi siswanya.
“Total ada 185 siswa yang seharusnya belajar daring, tapi tidak bisa melakukannya karena tidak ada gawai. Saat ini, saya hanya bisa mendatangi 32 siswa yang duduk di kelas VI saja,” kata Hartono.
Sri Sumarsih, guru SDN Kedung Waduk 1, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, juga harus mendatang i sejumlah siswanya karena alasan serupa. “Banyak yang tidak punya telepon seluler, komputer jinjing, dan sering kali sinyal internet juga sulit,” keluhnya.
Belajar pun digelar di rumah atau di musala. “Semua guru di SDN Kedung Waduk 1 harus turun ke rumah-rumah siswa,” tandasnya.
Kondisi penjangkitan covid-19 di Jawa Tengah belum memungkinkan menggelar pembelajaran dengan tatap muka. “Para guru sudah bertindak keren. Mereka peduli, mau mendatangi siswa atau tetap mengajar siswa di sekolah,” ujar Gubernur Ganjar Pranowo.
Persoalannya memang bukan sekadar punya dan tidak punya gawai. Soal area blankspot juga jadi masalah di banyak perdesaan. Siapa peduli? (AS/WJ/HT/YH/AP/N-3)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan Posko Terpadu Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
SEORANG supir truk meninggal dunia terlindas kendaraan sendiri setelah memarkirnya di jalan. Kecelakaan beruntut terjadi, Rabu (11/3), di Kabupaten Batang.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved