Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu yang paling terdampak dari pandemi covid-19. Kekuatan finansial yang minim serta berkurangnya konsumen menjadi penyebab lumpuhnya mereka.
Hal itu disadari betul oleh sejumlah pihak yang memiliki kepedulian kepada UMKM, salah satunya karyawan Telkomsel yang bekerjasama dengan Rumah Zakat dengan menyumbangkan Rp2 miliar untuk kembali menggerakkan sektor tersebut. Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, pihaknya konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19.
Baca juga: Rampungkan RUU Ciptaker Demi Selamatkan UMKM
"Kami secara konsisten terus menunjukkan kepedulian kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi cobaan pandemi ini. Kami menyadari tanggung jawab Telkomsel untuk membantu memastikan kebutuhan masyarakat dapat selalu terpenuhi dalam kondisi apa pun," katanya.
Melalui gerakan Karyawan Telkomsel Berbagi ini, total terkumpul donasi lebih dari Rp6 miliar. Penggalangan dana yang dikumpulkan secara sukarela dari donasi karyawan dan jajaran direksi ini disalurkan kepada masyarakat dan pelaku UMKM.
"Ada juga para tenaga medis dan pekerja informal yang terdampak," katanya. Hal itu sejalan dengan semangat perusahaan, karyawan pun turut memberikan perubahan nyata di setiap fase kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu.
Menurut dia, dalam mendukung perekonomian masyarakat, dana CSR Telkomsel peduli ini direalisasikan untuk kembali memberdayakan sektor UMKM di delapan kabupaten/kota. "Pemberdayaan ini nanti bentuknya berupa bantuan modal usaha kepada UMKM dan juga pendampingan selama satu tahun."
Melalui bantuan tersebut, dia berharap bisa membangkitkan UMKM untuk terus maju dalam menjalankan usaha. "Sektor UMKM yang sangat terdampak, memang perlu bantuan lebih," katanya.
Tidak hanya itu, menurut dia pihaknya juga memberi bantuan untuk Kemandirian SMK. Melalui program Telkomsel Peduli, pihaknya membantu biaya Pendidikan SMK Peternakan Juara. "Bantuannya dalam bentuk program praktik vokasi. Karena SMK peternakan juara ini merupakan sekolah vokasi sehingga bentuk bantuannya berupa bantuan untuk praktikum berupa modal pembibitan, Lele hidroponik, Pohon produktif dan lain sebagainya," kata dia.
Melalui kegiatan dengan SMK tersebut, pihaknya berharap bisa mewujudkan para siswa yang mandiri dan mampu menghasilkan SDM peternakan yang profesional, berkarakter, dan berwawasan global. Lebih lanjut dia katakan, pihaknya pun memberi bantuan melalui berbagai platform crowdfunding seperti BenihBaik dan Rumah Zakat.
Salah satunya mendonasikan Paket Sembako Telkomsel Siaga, Layanan Food Truck, Bantuan Pemberdayaan Ekonomi, Berbagi Masker, dan program bantuan Pendidikan yaitu Kemandirian SMK. "Untuk bantuan langsung berupa 3.340 paket Sembako Telkomsel Siaga dan 3.340 paket Berbagi Masker secara bertahap direalisasikan. Tahap pertama bantuan langsung berupa paket sembako dan masker sudah mulai di bagikan di Area operasional Sumatera dan Pamasuka pada inggu (19/07). Sementara area lainnya akan menyusul dalam waktu dekat," katanya.
Pihaknya berharap dengan upaya bergotong royong ini Indonesia bisa melewati masa sulit ini dengan baik. "Karena kami percaya bahwa penanggulangan covid-19 hanya bisa dilakukan melalui upaya kolektif yang tidak akan terlaksana tanpa kolaborasi di berbagai lini. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, pemerintah, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas yang telah berperan aktif dalam menghadapi wabah ini," ujarnya. (BY/A-1)
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Program revitalisasi sekolah tak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menyerap 238 ribu tenaga kerja dan menggerakkan 58 ribu UMKM di daerah.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved