Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Pariaman kembali memutuskan untuk meliburkan kembali seluruh sekolah dan lembaga kursus yang ada di Kota Pariaman selama dua minggu ke depan, setelah sebelumnya buka secara tatap muka.
"Dengan adanya dua kasus Covid-19 di Kota Pariaman, maka status Kota Pariaman telah berubah dari zona hijau menjadi zona kuning, karena itu kita tidak ingin nantinya virus ini semakin meluas, apalagi dua orang tersebut adalah tenaga pendidik," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Senin (20/7).
Baca juga: Tiga Kurir Narkoba Lintas Provinsi Ditangkap BNN Sumsel
Setelah beberapa bulan nol kasus Covid-19, hari ini Kota Pariaman kembali mencatatkan dua kasus baru, dan ini merupakan hasil dari tes swab yang dilakukan pada Jumat (17/7) kemarin kepada tenaga pendidik Kota Pariaman, di mana hasilnya sudah keluar pada sore hari ini.
"Kita juga sudah berkoordinasi dengan instansi vertikal dan Forkopimda Kota Pariaman yang pada dasarnya mereka mendukung penuh keputusan ini, di mana untuk sementara waktu, sekolah yang ada di Kota Pariaman diliburkan kembali, terhitung mulai besok (senin), 20 Juli 2020," ungkap Genius.
"Mulai senin, anak-anak akan kembali belajar dengan sistem daring, sampai situasi kondusif kembali, karena kita tidak menginginkan adanya peningkatan kasus yang ada di sekolah, dengan begitu kita bisa menekan tingkat penyebaran dari Covid-19 ini," terangnya.
Genius Umar juga mengajak agar masyarakat patuh terhadap anjuran yang telah diberikan oleh pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari.
"Kita berharap dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru, di mana kita wajib memakai masker di luar ruangan atau di kerumunan orang, membiasakan selalu mencuci tangan pakai sabun dan selalu menyediakan hand sanitizer, serta tidak berjabat tangan atau bersentuhan dengan orang lain terlebih dahulu," jelasnya.
"Semoga dengan adanya kasus Covid-19 di Kota Pariaman ini, kita dapat intropeksi diri, berbenah untuk selalu waspada dan hati-hati dan yang terpenting patuhi anjuran pemerintah tentang melaksanakan protokol kesehatan sebagai sebuah Adaptasi Kebiasaan Baru di kehidupan kita," tutupnya. (OL-6)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved