Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo memboyong Kepala Laboratorium Diag nostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Andani Eka Putra, ke wilayah zona hitam penyebaran covid-19, yakni Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Andani dianggap sukses dalam menerapkan testing, tracking, dan treatment dalam penanganan covid-19 yang juga didukung penuh oleh Pemprov Sumbar. Selama mendampingi kunjungan Doni Monardo ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, Andani berbagi pengalaman dalam percepatan penanganan covid-19 di Sumbar, khususnya Padang, dengan para dokter dan paramedis di daerah itu.
Ketika dihubungi kemarin, Andani membenarkan kedatangannya ke Surabaya atas ajakan Doni. Selain itu, ia bersama rombongan juga dijadwalkan ke Sulawesi Selatan.
“Di Surabaya saya berbagi pengalaman (penanganan covid) di Sumbar dengan pejabat Jatim dan Pemkot Surabaya,” katanya. Andani mengatakan ajakan ini berawal dari dari kunjungan silaturahim
ke kantor BNPB di Graha BNPB Jakarta.
Doni langsung menawarkan Andani untuk ikut serta dalam kunjungannya ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dengan harapan dapat membantu proses penanganan covid-19 di sana sehingga penyebarannya dapat lebih terkendali. Andani merupakan sosok peracik pool-test dengan metode PCR dalam penanganan covid-19 yang sejauh ini dinilai cukup ampuh.
Perhatian khusus
Dalam kunjungan ke Surabaya, Kamis (16/7), Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta agar Komando Gabungan Wilayah Pertahanan
(Kogabwilhan) dan Pemprov Jatim memprioritas upaya penurunan pasien covid-19 di sembilan daerah yang masih sangat tinggi jumlahnya. ‘’Ada sembilan daerah yang harus diprioritaskan untuk segera mendapat penanganan serius dengan menurunkan jumlah pasien,’’ kata Doni.
Sembilan daerah yang dijadikan prioritas penanganan covid-19 itu ialah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo. ‘’Ke depan, Kogabwilhan ini akan kami berikan porsi yang lebih banyak, yang lebih kuat, yang didukung administrasi serta logistik yang cukup dalam rangka penanganan covid-19,’’ jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hingga saat ini tiga daerah, yakni Kota Semarang, Demak dan Jepara, masih merah sehingga percepatan penanganan harus dilakukan dan pemerintah provinsi akan membantu daerah tersebut secara maksimal. ‘’Saya minta daerah terus lakukan gerak cepat melakukan penanganan dan jangan terburu-buru masuk new
normal,’’ imbuhnya.
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengatakan meski angka positif covid-19 terus bertambah, dia memastikan Pemprov Sumsel akan terus bekerja maksimal. “Kita tidak lagi bicara penyebarannya, yang penting kita waspada. Apalagi, saat ini WHO yang sudah mengungkapkan bukan lagi droplet, tapi airbone. Waspada kita dengan jaga stamina, pakai masker, dan jaga
jarak,” ujarnya.
Sementara itu, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memperketat syarat pengajuan izin isolasi mandiri bagi warga yang terkonfirmasi positif. Langkah itu dilakukan karena makin banyaknya warga terkonfi rmasi yang memilih isolasi mandiri. (FL/AS/DW/MG/X-10)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved