Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kabupaten Cirebon telah melakukan sebanyak 4.736 tes swab hingga Selasa (14/7). Ditargetkan 22 ribu tes swab atau setara dengan satu persen dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon dilakukan hingga akhir Juli.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, menjelaskan yang menjadi sasaran tes swab saat ini yaitu kasus orang dalam pemantauan (ODP), kasus pasien dalam pemantauan (PDP), kasus orang tanpa gejala (OTG) serta kasus terkonfirmasi.
Baca juga: Pasar Wage Disemprot Disinfektan, Pedagang Jalani Tes Usap
"Sasaran tes swab beragam kalangan," ungkap Nanang. Di antaranya masyarakat umum, orang yang melakukan perjalanan, pedagang pasar, santri, pemuka agama, termasuk tenaga kesehatan.
Ditambahkan Nanang, target satu persen tes swab sesuai dengan permintaan pemerintah provinsi Jawa Barat. "Kita kejar target hingga akhir Juli ini," ungkap Nanang.
Pemkab Cirebon, lanjut Nanang juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp21 miliar untuk bisa mencapai target pelaksanaan tes swab di Kabupaten Cirebon. Dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan dibukanya kembali sektor pariwisata dan tempat hiburan malam, pelaksaan tes swab massal akan digencarkan untuk pelaku-pelaku usaha di bidang tersebut. (H-3)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved