Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona (covid-19) di Kalimantan Selatan tak kunjung mereda bahkan terus bertambah. Tim Gugus Tugas Kota Banjarmasin menggelar rapid test massal bagi kelompok ibu hamil karena dinilai rentan terjangkit virus korona.
"Ibu hamil memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap penularan virus korana. Sejauh ini ada puluhan orang ibu hamil menunjukkan hasil reaktif saat dilakukan rapid test," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Ryadi, Jumat (10/7).
Dikatakan Machli, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin sejauh ini sudah melakukan rapid test terhadap 4.000 orang ibu hamil dan mendapatkan hasil sebanyak 37 orang dinyatakan reaktif. Dari puluhan ibu hamil yang reaktif ini ada tiga orang meninggal dunia sebelum sempat dilakukan swab test.
Ibu hamil memiliki tingkat stres yang tinggi terutama pada bulan awal dan terakhir masa kehamilan. Kondisi rentannya ibu hamil terpapar virus korona ini kini menjadi perhatian serius Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin. Selanjutnya pihaknya telah menjadwalkan rapid test terhadap seluruh ibu hamil yang ada. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat tercatat ada sekitar 13 ribu orang ibu hamil di Kota Banjarmasin.
"Kami sudah menyiapkan rapid test untuk ibu hamil di 26 puskesmas, tentunya secara gratis," ujarnya.
Hingga Jumat (10/7) pagi jumlah kasus positif virus korona di Kota Banjarmasin sebanyak 1.592 kasus dimana sebanyak 128 orang meninggal dunia dan 330 orang dinyatakan sembuh. Pada bagian lain Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim mengatakan terjadi penambahan 108 orang penderita virus korona sehingga total jumlah kasus positif virus korona di Kalsel saat ini mencapai 3.926 kasus.
baca juga: Kasus Korona di Jawa Timur belum Turun
Tercatat jumlah pasien yang berhasil disembuhkan sebanyak 1.162 orang dan 209 orang meninggal dunia. Sementara masih ada 2.555 orang tengah menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit dan lokasi karantina khusus. (OL-3)
Selain Mulyono, KPK juga mengamankan satu petugas pajak serta satu pihak swasta. Pihak swasta tersebut merupakan wajib pajak dari PT BKB.
KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Dalam satu hari, lembaga antirasuah itu melakukan dua OTT di lokasi berbeda, yakni di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, serta di Jakarta
KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dikabarkan telah membatalkan pengangkatan atau penetapan 17 dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar Festival Jukung Hias Tanglong 2025 yang digelar di Sungai Martapura, land mark kota berjuluk Kota Seribu Sungai.
Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar kegiatan Baayun Maulid yang dipusatkan di kawasan mesjid bersejarah yaitu Masjid Sultan Suriansyah.
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar even tahunan Bamara Kuliner Festival 2025 (Bakul Fest) yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 499.
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved