Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Sumatera Utara meminta Polri untuk melakukan pengusutan terhadap seluruh masalah hukum seputar terjadinya kericuhan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada akhir Juni lalu.
Bukan hanya kepada mereka yang melakukan pengrusakan, tetapi juga terhadap laporan warga mengenai dugaan penyelewengan dana bantuan langsung tunai (BLT) dampak Covid-19 oleh kepala desa setempat.
"Polres Madina juga harus bisa membuktikan laporan warga terkait BLT agar rasa keadilan dapat dirasa seimbang di tengah masyarakat," ujar Koordinator Badan Pekerja Kontras Sumut Amin Multazam Lubis, Senin (6/7).
Dia mengatakan, Polres Madina harus bisa membuktikan laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan BLT dampak Covid-19, terlebih masalah itu menjadi pemicu adanya aksi yang menjadi awal terjadinya kericuhan. Meski Kepala Desa Mompang Julu sudah mengundurkan diri, tetapi bukan berarti laporan masyarakat terkait penyalahgunaan jabatan tersebut dibiarkan mengendap begitu saja. "Ini perlu dibuktikan serius agar masyarakat tidak salah perspektif terhadap kepolisian," imbuhnya.
Kericuhan yang terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Senin (29/6), dipicu masalah pembagian BLT dampak Covid-19. Kericuhan bermula saat massa memblokade jalan raya. Mereka memerotes kebijakan Kepala Desa yang seharusnya membagikan uang sebesar Rp600 ribu kepada penerima BLT, tetapi yang diberikan hanya Rp200.000.
Kemudian massa meminta agar Kepala Desa Mompang Julu mengundurkan diri karena dinilai tidak transparan dan terindikasi KKN. Lalu kericuhan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB setelah polisi tidak berhasil mengendalikan massa dengan pendekatan persuasif.
Amarah massa justru memuncak akibat petugas mencoba menghalau dan membubarkan massa dengan menyemprotkan air dengan water canon. Akibat kericuhan tersebut sebanyak enam personel kepolisian mengalami luka-luka, 1 unit sepeda motor dan 2 unit mobil diduga dirusak dan dibakar warga.
Pasca kericuhan, polisi melakukan pencarian para pelaku yang terlibat insiden pembakaran. Sampai dengan 5 Juli sudah 17 orang warga yang ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam pembakaran. (R-1)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved