Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah petugas dari Dinas Pasar dikerahkan untuk berkeliling pasar guna mengingatkan para pedagang dan pengunjung mengenakan masker dan tetap menjaga protokol kesehatan. Hal ini agar virus korona tidak kembali menyebar di pasar yang telah kembali ramai.
Staf Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pasar Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Singgih Wijayanto mengatakan, pihaknya telah mengerahkan enam petugas keamanan untuk berkeliling dan melakukan patroli kesehatan pada siang hari.
Selain enam orang itu, kata Singgih, pihaknya juga memberikan tambahan tugas pada petugas retribusi yang berjumlah orang. Selain menarik retribusi, petugas diwajibkan mengingatkan pengunjung agar memakai masker.
Baca Juga: Pasar Temanggung Dipastikan Sudah Aman dari Virus Korona
"Untuk satpam yang piket siang tiap hari ada enam Orang. Mereka berkeliling, melakukan patroli. Juga dari petugas restribusi ada lima orang, sambil ngarcisi mengingatkan pengunjung yang tidak memakai masker," terang Singgih, Kamis (2/7/2020).
Setiap pagi, lanjut Singgih, pihaknya berinisiatif menyiarkan petunjuk protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan pentingnya menjaga jarak melalui pengeras suara. Siaran itu juga diputar berulang-ulang selang beberapa jam kemudian. Tujuannya agar pedagang dan pengunjung selalu ingat menjaga kesehatannya.
Pihak UPT juga berupaya melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar sepekan sekali setiap hari Minggu. Sedangkan pada setiap Sabtu sore selalu dilakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri oleh sekitar 10 orang anggota paguyuban pedagang pasar.
Baca Juga: Pasien Positif Korona Malah Berkeliaran ke Pasar dan Naik Ojek
"Saya juga sering ikut memantau ke pasar, memastikan pedagang dan pengunjung disipli melaksanakan protokol kesehatan," katanya.
Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 lainnya dilakukan secara mandiri oleh pedagang dengan memasang pembatas menggunakan plastik transparan. Para pedagang juga tertib menggunakan hand sanitizer dan mengenakan masker. Sejauh ini pedagang terpantau masih disiplin. Hanya saja banyak pengunjung yang masih kerap lupa mengenakan masker.
"Para pedagang juga memasang pembatas dengan plastik transparan. Alhamdulillah untuk pedagang masih tertib dan disiplin. Kalau pengunjung ada yang sering lupa tapi prosentasenya kecil. Tapi ya,tetap kita ingatkan," katanya.
Baca Juga: Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup
Hal yang sama juga dilakukan pengelola Pasar Kaloran. Pedagang dan pengunjung terus diingatkan untuk menggunakan masker dan wajib mencuci tangan. Pihak pengelola pasar telah menyiapkan tiga lokasi tempat cuci tangan di pintu masuk dan keluar pasar.
"Protokol kesehatan masih berjalan seperti kemarin-kemarin. Masuk pasar
wajib memakai masker, wajib cuci tangan di tiga lokasi pintu masuk/ keluar. Kami menyampaikan himbauan agar pedagang dan pengunjung menjaga jarak aman,"katanya. (Tosiani / TS/OL-10)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved