Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus covid-19 di Rembang dan Jepara, Jawa Tengah terus bertambah, tiga anggora Polres Rembang terpapar korona dan satu diantaranya meninggal.
Pemantauan mediaindonesia.com, Selasa (23/6) jumlah kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan di Jawa Tengah, Kabupaten Jepara menjadi satu daerah menonjol dengan 188 kasus setelah dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding di daerah lain.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Jepara hingga kini telah mencapai 188 orang, melonjak dibanding awal bulan lalu yang baru puluhan orang. "Dalam sehari ada penambahsn 2-3 orang positif korona," kata Juru Bicara TGPP Covid-19 Jepara Fakhrudin.
Di Kabupaten Rembang hingga saat ini tercatat sebanyak 32 kasus dengan sembilan pasien sembuh dan dipulangkan serta meninggal tiga orang. "Sisanya masih dirawat di beberapa rumah sakit rujukan," ungkap Humas GTPP Covid-19 Rembang Arif Dwi Sulistya.
Kondisi mengejutkan dalam kasus korona di Rembang adalah tiga anggota Polres Rembang yang terpapar Covid-19, bahkan satu anggota diantaranya hari ini meninggal dunia.
Kepala Polres Rembang AKB Dolly A Primanto mengatakan tiga anggotanya terpapar covid-19 dan hingga kini dua orang masih dirawat di RSUD dr Soetrasno Rembang serta satu orang yang diketahui positif korona meninggal dunia. "Kami langsung lakukan pelacakan dengan melakukan rapid test untuk mencegah penyebaran lebih luas," kata Dolly.
Selain itu, lanjut Dolly A Primanto, di lingkungan Polres Rembang juga dilakukan protokol kesehatan secara ketat, baik itu kepada seluruh anggota maupun warga yang membutuhkan pelayanan. "Sejauh ini belum mengganggu pelayanan keoada warga dan seluruh ruangan steril demgan anggota sudah lakujan rapid test," imbuhnya.
Bupati Pati Haryanto secara terpisah meminta kepada seluruh warganya untuk tetap waspada dan ikuti protokol kesehatan, karena hingga saat ini daerah yang dipimpinnya itu dikepung daerah dengan angka Covid-19 yang terus meningkat seperti Rembang, Jepara, Kudus dan Blora serta Grobogan.
"Kita bisa kendalikan korona dengan pengawasan ketat, tapi saat ini daerah Pati dihimpit oleh daerah dengan angka korona tinggi sehingga diminta warga untuk waspada," kata Haryanto. (OL-13)
Baca Juga: Riau: Kalau Tidak Penting, Warga Jangan Keluar Rumah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved