Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian RI menargetkan produksi beras nasional 33,6 juta ton pada 2020 dari luas tanam padi 11,66 juta hektar. Sementara sasaran luas tanam pada musim kemarau, hingga September 2020 seluas 5,6 juta hektar melalui langkah strategis percepatan tanam.
Target yang ditetapkan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo disikapi Pemkab Agam, Provinsi Sumatera Barat melalui Gerakan Serentak Semai Tanam dan Panen (Gertak Setapa) ditandai penanaman padi varietas PB-42 di Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, belum lama ini.
Petani dan penyuluh Agam pun bergegas panen padi di penghujung musim tanam pertama (MT I) pada Oktober - Maret (Okmar) menyongsong MT II April - September (Asep). Ditandai panen padi kuruik kusuik di lahan seluas 56 hektar di Nagari Salo, Kecamatan Baso oleh Kepala Dinas Pertanian, Arief Restu bersama Ketua DPRD Agam, Novi Irwan, Senin (22/6)
"Alhamdulillah, kemarin kita panen padi varietas kuruik kusuik pada lahan 56 hektar. Produktifitas mencapai 7,3 ton per hektar, apabila dikalkulasi menghasilkan sekitar 408,8 ton beras," kata Arief Restu.
Dia mengapresiasi petani setempat yang tetap bekerja di lahan pertaniannya, sekaligus membuktikan petani tetap berproduksi sebagai penyedia pangan dan memastikan ketersediaan pangan meski pandemi Covid-19 mengintai.
Setelah panen padi varietas kuruik kusuik, Arief Restu menggelar tanam padi di lahan seluas tiga hektar. Varietas yang ditanam PB-42, bertujuan memastikan produksi pangan, khususnya padi tetap tersedia dan mencukupi fase normal baru atau New Normal.
Arief Restu mengingatkan petani dan penyuluh mematuhi Protokol Kesehatan. "Selalu kenakan masker, hindari kerumunan, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir."
Penyuluh Pusat, Edizal di Kementerian Pertanian RI selaku pembina kegiatan penyuluhan pertanian Sumbar mengatakan langkah Pemkab Agam sejalan dengan seruan Mentan Syahrul. Mengajak penyuluh dan petani memanfaatkan sisa musim hujan hingga Juli 2020, untuk percepatan tanam mendukung target luas tanam 11,66 juta hektar di seluruh Indonesia.
“Potensi panen padi Juni 2020 diperkirakan 0,74 juta hektar, yang dapat menghasilkan beras 1,94 juta ton sebagai upaya mencapai ketahanan pangan dan tersedia pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia," kata Mentan.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengimbau penyuluh dan petani mengoptimalkan lahan sebaik-baiknya termasuk lahan pekarangan. (OL-13)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved