Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DUA orang tewas dan dua lainnya mengalami luka ringan dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di KM 82+000 Jalur B Ruas Tol Bakauheni- Terbanggi Besar, Lampung.
Insiden pada Sabtu (20/6) itu melibatkan minibus BE-1187-DH dan sebuah truk.
Dua korban meninggal dunia yakni IS, 40, dan D, 14, serta dua korban luka ringan yakni M Zikri Salendra, 7, dan pengemudi minibus Heriadi, 45.
Baca juga: Puji Sektor Pariwisata Banyuwangi, Luhut: Memang Paten
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Agustinus Rianto membenarkan kejadian yang melibatkan minibus yang melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bakauheni.
"Mobil minibus tersebut menabrak bagian belakang truk, dan mengakibatkan korban 4 orang, dua orang meninggal dunia, serta dua lainnya dibawa ke rumah sakit di Bandarlampung," ujarnya.
Untuk truk yang ditabrak dan terus melaju, sambung Agustinus, sudah diamankan di Merak, Banten. "Saat ini sedang diarahkan kembali ke Lampung," ungkapnya.
Baca juga: Gerhana Matahari Cincin Penuh di Indonesia pada 21 Mei 2031
PT Hutama Karya selaku pengelola ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar menyatakan, dari hasil investigasi lapangan, diduga pengemudi kendaraan jenis minibus yang melaju dari arah Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menuju Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengantuk dan hilang kendali hingga menabrak kendaraan lain yang berada di depannya. Posisi akhir kendaraan minibus berada di lajur cepat searah jalur kendaraan.
"Korban luka ringan telah dievakuasi ke RS Abdoel Moeloek, kemudian korban meninggal dunia atas nama IS telah dievakuasi ke RS Abdoel Moeloek dan korban meninggal dunia atas nama D telah dievakuasi ke RS Immanuel," terang Manager Ruas Tol Bakter PT Hutama Karya, Hanung Hanindito. (X-15)
Kondisi jembatan yang diperlihatkan dalam video tersebut sangat memprihatikan. Jembatan gantung itu sudah rusak parah dengan kondisi besi patah, papan hilang, dan tali pengikat kendor.
Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, memastikan seluruh civitas hospitalia akan menandatangani pakta integritas sebagai komitmen bersama menciptakan pelayanan bersih dan bebas pungli.
Penggunaan dan peredaran senjata api ilegal di Provinsi Lampung merupakan ancaman serius bagi keamanan masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia.
Sebagai bagian dari Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung juga memusnahkan 50 pucuk senjata api rakitan (senpira) dan 85 butir amunisi dengan cara digerinda.
Sejak 8 Agustus 2025, ribuan kilogram beras telah disalurkan kepada masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi yang digelar di Lampung
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved