Kamis 18 Juni 2020, 05:15 WIB

Bantuan Benih Kementan Dukung Gorontalo Ekspor Jagung

Lina Herlina | Nusantara
Bantuan Benih Kementan Dukung Gorontalo Ekspor Jagung

Istimewa
Gubernur Rusli Habibie saat melepas ekspor jagung ke Filipina di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Utara, Rabu (17/6)

 

BANTUAN benih 110.000 hektar, pupuk dan alat mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian RI berkontribusi nyata terhadap pengembangan jagung sebagai komoditas unggulan Provinsi Gorontalo. Muaranya adalah ekspor 12.400 ton jagung ke Filipina.

"Bantuan Kementan mendukung Gorontalo mengekspor 12.400 ton jagung ke Filipina. Terbukti hari ini, kita ekspor perdana lagi ke Filipina sebanyak 12.400 ton. Sektor pertanian juga terbukti menjadi pengaman menghadapi wabah virus Corona," kata Gubernur Rusli Habibie saat melepas ekspor jagung ke Filipina di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Utara, Rabu (17/6).

Gubernur Rusli Habibie juga mengapresiasi kinerja petani didampingi penyuluh Gorontalo, yang tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 sehingga produksi pangan terjaga bahkan meningkat.

Menurutnya, kebutuhan pangan menjadi prioritas yang harus dipenuhi bagi seluruh masyarakat sehingga kegiatan pertanian harus tetap berjalan.

“Kenapa kami ekspor? Karena harga jagung di luar negeri agak lumayan dibanding dalam negeri. Tahun 2019 ekspor berkurang karena harga jagung di tingkat lokal sangat bagus,” kata Gubernur Rusli Habibie.

Kepala Karantina Pertanian Gorontalo, Indra Dewa mengatakan ekspor  jagung Gorontalo sangat mendukung program Gratieks yang digalakkan oleh Kementan.

Sebelumnya, sebagian jagung dieskpor pada Selasa pekan lalu [9/6] berupa pipilan kering curah sebanyak 6.100 ton senilai Rp21,9 miliar.

Kadistan Gorontalo, Mulyadi Mario mengatakan harga  jagung di tingkat petani Gorontalo terdongkrak oleh ekspor ke Filipina, dari Rp3.100 menjadi Rp3.450 per kg. Harga tersebut sesuai usulan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, sehingga mendukung kegiatan ekspor 12.400 ton jagung ke Filipina senilai Rp44,9 miliar.

"Alhamdulillah kegiatan ekspor iagung ke Filipina mampu memperbaiki harga jagung yang tadinya cendrung turun di Rp3.100 ke Rp3.450 perkg," kata Kepala Dinas Pertanian Gorontalo, Mulyadi Mario.

Menurutnya, harga jagung di tingkat petani Gorontalo sebesar Rp3.450 per kg dengan kadar air 17%. Harga tersebut sesuai usulan Gubernur Rusli Habibie kepada Mentan Syahrul. (OL-13)

Baca Juga

DOK MI

Kota Semarang Butuh Penambahan Ruang Perawatan Pasien Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:42 WIB
"Berdasarkan data, ruang isolasi dan perawatan di 18 rumah sakit tersefia 840 ruangan yakni 750 ruangan non-ICU dan 90 ruangan...
MI/Kristiadi

Jalur Ciamis-Pangandaran via Angsana-Gunungkelir Ambla

👤Kristiadi 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:13 WIB
Panjang jalan yang amblas sekitar 35 meter. Warga terpaksa menutup jalan karena khawatir terjadi...
ANTARA

Empat Orang Tewas Tersambar Petir di NTT

👤Palce Amalo 🕔Selasa 01 Desember 2020, 22:56 WIB
Peristiwa sambaran petir yang menelan korban jiwa ini terjadi saat sebagian wilayah di Pulau Timor dilanda hujan lebat yang  disertai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya