Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUN binatang Gembira Loka (GLZoo) Yogyakarta tetap melatih satwa yang biasa tampil dalam pertunjukan Presentasi Edukasi Satwa (PES) Aves (jenis-jenis burung) maupun PES Mamalia (hewan menyusui) di tengah pandemi covid-19.
Perawat Burung di GLZoo Yogyakarta, Doni Feriyanto, mengatakan kegiatan melatih satwa paling tidak dilakukan sekali dalam sehari dan dimaksudkan agar hewan tetap terlatih sehingga saat objek wisata ini dibuka kembali siap menghibur pengunjung.
Menurut dia, jika satwa lama dibiarkan tanpa latihan dikhawatirkan lupa dengan gerakan-gerakan dan perintah yang pernah dilatih sebelumnya.
"Setelah lama tutup tidak berinteraksi dengan pengunjung, kadang burung-burung di PES Aves ini tampak seperti terkejut dan takut dengan orang lain. Maka perlu terapi dengan cara melatih secara rutin," kata Doni Feriyanto.
Ia menambahkan, jenis-jenis burung yang terus menerus menjalani latihan ini antara lain burung kangkareng, kakatua, elang laut, elang bondol dan lainnya.
Baca juga: Bayi Gajah GLZoo Mulai Berlatih Makan Sendiri
Sedangkan PES Mamalia, satwa yang terus menjalani pelatihan antara lain orangutan, lingsang, kucing air dan barisan marmot. Bahkan gajah koleksi kebun binatang secara berkala diajak jalan-jalan oleh mahout atau pawang mengelilingi danau buatan Mayang Tirta.
Kabid Perawatan Satwa GL Zoo Miftah Nur Khasan menambahkan, hampir tiga bulan GLZoo tidak menerima kunjungan wisata karena terdampak covid-19. Hal itu membuat perilaku beberapa jenis satwa koleksi kebun binatang berubah.
Ia menyontohkan, harimau sumatra setelah lama sepi pengunjung kini lebih menunjukkan eksistensinya seperti di habitat aslinya.
"Sedangkan lutung Jawa yang tampak lucu-lucu itu hanya memperhatikan dan mengawasi saat ada orang tengah melintas di dekat kandangnya," ungkap Miftah.
Pada saat tutup kunjungan, lanjut Miftah, salah satu satwa koleksinya, watusi atau sapi merah bertanduk panjang, melahirkan bayi berkelamin betina. Bayi watusi ini dilahirkan pada 3 Juni lalu.
"Anak watusi itu sekarang kami pisahkan dengan induk pejantannya supaya aman," kata Miftah.(OL-5)
Melalui kolaborasi strategis, karya-karya Caleb diimplementasikan menjadi produk merchandise eksklusif yang dipasarkan melalui Beehive Store.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
GOOGLE merilis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) SpeciesNet. Ini model AI yang mampu mengidentifikasi satwa liar dengan menganalisis foto dari kamera jebak.
Satwa mencakup semua jenis hewan, mulai dari yang berukuran kecil seperti serangga, hingga hewan besar seperti gajah dan paus.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved