Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingkatkan masyarakat dan armada pelayaran mewaspadai gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda daerah itu. Kondisi ekstrem tersebut diperkirakan akan terjadi ingga Jumat (12/6) mendatang. Pekan lalu, gelombang tinggi dan angin kencang juga melanda perairan daerah itu yang mengakibatkan kapal-kapal nelayan tidak melaut.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Ota Jenni Thalo mengatakan kecepatan angin maksimal mencapai 50 kilometer per jam dan tinggi gelombang di perairan berkisar antara 1,25-3,5 meter dan berbahaya bagi armada pelayaran.
"Dengan kondisi tersebut kapal-kapal yang melintas dihimbau untuk tetap waspada dan siaga dalam melakukan aktktivitas pelayaran serta memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG," Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Ota Jenni Thalo, Rabu (10/9).
Menurutnya masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis mengatakan operasional armada pelayaran belum terganggu akibat cuaca buruk tersebut. "Saat ini pelayaran kapal masih normal," ujarnya.
Sebanyak sembilan armada milik PT ASDP masih beroperasi seperti biasa, terutama rute Kupang-Rote untuk mengangkut truk ekspedisi pengangkut bahan kebutuhan pokok. (R-1)
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved