Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH Helikopter M17 dengan nomor registrasi HA 5141 milik kesatuan Peberbangan Angkatan Darat (Penerbad) jatuh di dekat Kawasan Industeri Kendal (KIK), Kaliwungu, Kabupaten Kendal Sabtu (6/6) siang, empat orang
meninggal dan lima lainnya luka.
Pemantauan mediaindonesia.com, Sabtu (6/6) hingga sore helikopter milik Penerbad yang jatuh dan terbakar di kawasan KIK di Kaliwungu, Kendal masih mejadi tontonan warga. Api dan asap yang membumbung tinggi dari helikopter naas tersebut menarik perhatian para pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Kaliwungu.
Informasi yang fiterina menyebutkan empat penumpang helikopter merupakan perwira TNI AD yang meninggal Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, KaptenCpn Y Hendro dan Lettu Cpn Wisnu, sedangkan lima personel yang luka Lettu
Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto serta Praka Andi.
Beberapa saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum jatuh warga masih meligat gelikopter M17 tersebut terbang berputar-putar fi jawasan tersebut, tiba-tiba menukik dan jatuh dan menimbuljan benturan cukup keras dan muncul percikan api dari pesawat yang hancur.
"Saya kira helikopter itu akan mendarat, tapi ternyata jatuh dan saya mencoba lari mendekat," kata Pengawas Proyek Radikjaya Sarwono.
Dari dalam helikopter, lanjut Sarwono, ada sekitar sembilan orang, lima orang luka dan tiga orang meninggal dibawa keluar dari pesawat itu dengan menggunakan kantong mayat.
Saksi lain menyebutkan, setelah helikopter itu jatuh terligat para petugas yang datang ke lokasi kejadian berupaya memadamjan api srbelum mrngevakuasi para korban.
Setelah api mulai padam para penumpang yang luka dan meninggal dibawa ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu, Kabupatrn Kendal menggunakan ambulan, namun belum dapat diketahui secara persis jumlah korban. "Saya hanya melihat dari jarak cukup jauh, tapi sepertinta jumlah penumpang sembilan orang," ungkapnya.
Humas Lanumad Ahmad Yani Kapten Farid mengatakan belum daoat memberikan keterangsn secara rinci karena masih berkonsentrasi dengan evakuasi para korban dan pesawat yang jatuh.
"Betul ada helikopter kami yang jatuh, kmi masih berpikir evakuasi dan belum bisa memberikan keterangan," ujarnya.
Kepala Polres Kendal Ajun Komisaris Besar (AKB) Ali Wardana mengatakan berdasarkan helikopter tersebut membawa sembilan penumpang, diketahui empat orang tewas dan lima orang lainnya luka dsn dibawa ke RSUD Soewondo Kendal.
"Lima orang yang mengalami luka dibawa ke RSUD Soewobdo Kendal untuk dilakukan pengobatan," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga:
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Kadispenad memastikan insiden truk dinas TNI yang menabrak dua anggota Polri hingga meninggal dunia di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan murni kecelakaan
Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan perbaikan pada ruas Jalan Daan Mogot Kilometer 12, tepatnya di kawasan Jembatan Gantung, Jakarta Barat
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan helikopter pribadi ke Aceh sejak pekan pertama bencana Sumatra.
Waastamaops Kapolri Irjen Laksana menegaskan bahwa Polri terus bergerak cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat.
Dua helikopter yang dilibatkan masing-masing adalah satu unit Mi-17 dan satu unit Bell 412.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Selain jalur udara, Basarnas juga mengerahkan tim melalui jalur darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved