Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS PARIWISATA Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak tergesa-gesa membuka objek wisata untuk kunjungan. Hingga kini, masih menunggu kesiapan para pelaku pariwisata untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, mengatakan pembukaan objek wisata pada saat terjadinya wabah seperti sekarang ini, berisiko menjadi titik penularan. Karena itu pihaknya masih perlu penyiapan sejumlah penyiapan sarana dan prasarana serta edukasi kepada para pelaku usaha pariwisata agar selalu menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan.
"Semua objek wisata yang dikelola pemerintah maupun masyarakat hingga saat ini memang masih ditutup sementara menyusul adanya perpanjangan status tanggap darurat bencana COVID-19 oleh pemerintah daerah hingga 30 Juni, sebagai antisipasi penyebaran virus Corona," katanya, Jumat (5/6).
Untuk pembukaan objek wisata, katanya, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul telah mempersiapkan SOP yang harus dipatuhi para pelaku pariwisata atau pihak-pihak yang terlibat di sektor wisata, misal penyemprotan disinfektan setiap hari di tempat pemungutan retribusi dan warung sekitar objek wisata.
"Kami tidak menginginkan pariwisata menjadi klaster baru, karena bisa jadi wisatawan yang datang itu ke objek a, kemudian ke objek b dan sebagainya, dan untuk melacak ketemu dengan siapa saja tidak mudah, ini satu tahapan yang harus kita siapkan," katanya.
Ia mengingatkan, jika para pengelola wisata dan pelaku pariwisata sudah siap membuka objek wisata, pun tetap harus mengikuti tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelum membuka penuh. Antara lain, mengajukan ke Gugus Tugas Penanganan COVID-19 mengenai kelayakan sarana prasarana atau kondisi perkembangan kasus. (R-1)
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved