Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi telah melanda perairan Nusantara. Jika warga tidak waspada, hal ini akan menjadi berbahaya.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), dua orang telah hilang tenggelam di muara Sungai Lukulo, kemarin. Insiden itu terjadi saat mereka tengah bermain rakit di muara Sungai Lukulo.
Tiba-tiba gelombang tinggi datang dan menghempaskan mereka. Korban, yaitu Mujahidin, 22, dan Faidu Rohman, 23, hingga kini belum ditemukan.
Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari warga Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen tersebut. Dalam menanggapi upaya pencarian para korban, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim SAR untuk bergabung dengan tim SAR lainnya.
“Saat ini masih dilakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tim yang mencari dari polsek dan Koramil Petanahan, SAR Tunas Kelapa dan Basarnas. Proses pencarian terkendala gelombang tinggi sehingga tidak mungkin menggunakan kapal,” jelasnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap, ketinggian gelombang di Samudra Hindia Selatan yang meliputi perairan Jawa Tengah hingga DI Yogyakarta mencapai 1,5 meter hingga 3,5 meter.
“Kecepatan angin dapat mencapai 4 sampai 20 knot. Karena itu, kami meminta nelayan dan warga yang beraktivitas di pantai untuk waspada,” kata pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Nurfaijin.
Secara terpisah, gelombang tinggi juga menyebabkan dua pemancing di Bangka tewas. Mereka tewas setelah tenggelam karena terseret ombak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan dua dari tiga warga yang sedang memancing di Pantai Tikus Depan Puri Tri Agung, Sungailiat, Bangka, yang terseret ombak telah ditemukan dalam kondisi tewas.
“Kedua korban ditemukan pada hari berbeda. Ikbal Rahman, 25, yang bekerja sebagai pegawai honorer Satpol PP Bangka ditemukan pada Sabtu (30/6) dan Ardiansyah, 25, karyawan Hotel Tanjung Pesona pada Minggu (31/5),” kata Mikron, kemarin.
Banjir karena air laut pasang (rob) kembali merendam beberapa daerah di pantai utara Jawa Tengah. Daerah yang dilanda rob, antara lain Pekalongan, Semarang, Demak, dan Jepara, memiliki ketinggian 20 cm sampai 100 cm.
Puluhan warga mengungsi akibat bencana tersebut. Berdasarkan pantauan, kemarin, sebanyak 60 warga Slamaran, Kecamatan Pekalongan Utara, mengungsi dan bertahan di Musala Al Aqsa Slamaran.
Di Sukabumi, Jawa Barat, tanah longsor yang terjadi di dua wilayah di Kecamatan Gunungpuyuh, Minggu (31/5), mengakibatkan sejumlah bangunan rusak.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami, menuturkan berdasarkan laporan, persisnya bencana itu terjadi di Kelurahan Karamat dan di Jalan Merbabu RT 05/04 Kelurahan Karang Tengah. (LD/RF/AS/BB/RS)
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved