Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara tidak memperpanjang status tanggap darurat Covid-19 yang berakhir Jumat (29/5). Setelah status tanggap darurat bencana wabah Covid-19 berakhir, Pemprov Sumut mengarahkan daerahnya memasuki masa transisi.
"Kita mempersiapkan kemungkinan pelaksanaan skenario normal baru atau new normal yang akan diterapkan Pemerintah Pusat," ungkap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Sabtu (30/5).
New normal adalah tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Skenario ini untuk mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi.
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional. "Jadi saya tidak perlu mengeluarkan Surat Edaran lagi. Status tanggap darurat sudah berakhir, selanjutnya kita masuk masa transisi," ujar Gubernur.
Masa transisi ini, katanya, untuk menentukan apakah Sumut akan menerapkan New Normal, Disorder dan Survival. Dan prosesnya bisa memakan waktu satu dua minggu. Dalam waktu itu, Pemprov akan meminta masukan dari berbagai pihak.
Khusus untuk dunia pendidikan, Gubernur Edy belum mengizinkan siswa belajar di sekolah. Harus dipersiapkan terlebih dahulu berbagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran korona di lingkungan sekolah.
"Saya belum izinkan anak-anak kembali ke sekolah. Untuk mempersiapkan New Normal saya akan mempersiapkan beberapa langkah seperti melakukan rapid test terhadap guru dan pegawai sekolah, melakukan sterilisasi secara periodik terhadap ruang kelas dan ruang guru dan pengaturan jam belajar mengajar," jelasnya.
Edy juga mengatakan new normal yang akan diterapkan di Sumut juga akan
disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing daerah di Sumut. "Ketika pemerintah pusat mengatakan akan menerapkan New Normal, maka kita tidak boleh menolaknya. Namun untuk menerapkannya harus ada hal-hal yang diperhatikan untuk menyesuaikannya dengan karakteristik di daerah masing masing," ujar Edy. (R-1)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved