Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH laboratorium RSUD M Yunus memiliki alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan bisa memeriksa 100 sampel swab per hari, Keberadaan alat tes PCR tersebut akan makin memperkuat upaya memerangi pandemi virus korona.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Minggu (17/5) mengatakan alat tes PCR dan alat penunjang seperti catridge dan reagen sudah tiba dari Jakarta. "Secepatnya akan kami digunakan," katanya.
Lebih jauh, Antoni mengatakan, pihaknya juga sudah merekrut tenaga ahli yang akan menjadi petugas penguji swab. "Mereka sudah mengikuti virtual meeting terkait penggunaan alat PCR," jelasnya.
Dengan memiliki adanya alat tes PCR, Provinsi Bengkulu tidak lagi harus mengirim sampel swab ke provinsi lain untuk diperiksa. Sebelumnya, sampel swab darui Bengkulu harus dikirim ke Labkesmas Kemenkes di Jakarta, BBLK Palembang ataupun Lab Unand Padang.
"Dengan adanya alat ini Pemprov Bengkulu sudah dapat mengetahui hasil tes sampel swab lebih cepat, dan tak harus mengirim sampel ke Jakarta,
Palembang maupun Padang. Dari dua alat yang sudah kita dimiliki, kapasitas uji cukup banyak, bisa mencapai 100 sampel. (R-1)
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka suap proyek.
Simak profil lengkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, mulai dari biodata, perjalanan karir sebagai pengusaha properti, hingga kabar OTT KPK.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved