Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI komoditas pertanian di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sepi permintaan sejak pandemi korona. Kondisi ini amat menyusahkan petani. Bahkan banyak petani yang melakukan sistem barter hasil pertaniannya guna mendapatkan beras. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Ade Sri Kuncoro mengungkapkan hal itu, Selasa (12/5).
Dari pantauannya di lapangan, kata Ade, sepinya permintaan pasar saat ini teramat menyusahkan petani. Minimnya permintaan dan harga rendah produk pertanian yang ada membuat sebagian petani tidak lagi memiliki uang untuk membeli beras dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangannya.
"Laporan yang kami dapat, malah ada sejumlah petani yang melakukan sistem barter untuk mendapatkan beras. Seperti petani timun menukar timunnya pada petani lain guna mendapat beras," ujarnya.
Humas Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Kabupaten Magelang, Sudarno mengatakan, petani cabai di Kabupaten Magelang telah memanen 1.500 ton cabai hingga Bulan Maret lalu. Akan tetapi, sekitar 30 persen cabai tidak terserap pasar.
Kondisi sepi permintaan, tidak ada pembeli membuat petani akhirnya membiarkan cabai membusuk di lahan pertanian, sebagian tidak dipetik. Soalnya cabai tidak bisa disimpan terlalu lama di gudang.
baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Riau Terbaik Nasional
"Jadi banyak petani pun membiarkan cabainya tidak dipetik dan membusuk di lahan pertanian," katanya.
Data di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Magelang, luas lahan cabai besar di daerah itu mencapai 1.452 hektar. Sedangkan luas tanaman cabai rawit mencapai 1.973 hektar. Adapun, produktivitas tanaman cabai besar dan rawit, masing-masing mencapai 6,5 ton cabai per hektar, dan 6,2 ton cabai per hektar. (OL-3)
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved