Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Daerah Istimewa Yogyakarta pada Triwulan I 2020 ini mengalami tekanan. Hal ini terlihat dari realisasi pertumbuhan PDRB DIY pada Triwulan I 2020 yang menunjukkan kontraksi 0,17% (yoy) atau turun 5,48% (qtq). Kepala Bank Indonesia Perwakilan DIY, Hilman Tisnawan dalam keterangannya Rabu (6/5) malam mengatakan kinerja perekonomian DIY ini lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi d nasional atau bahkan di Jawa yang tumbuh 2,97% (yoy) dan 3,42% (yoy).
"Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh statistical base effect," katanya.
Ia menegaskan setelah mengalami rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi PDRB DIY sebesar 6,60% (yoy) pada 2019, maka secara statistik pertumbuhan 2020 akan rendah. Statistical Base Effect, lanjutnya, mempengaruhi kontraksi di sektor konstruksi dan pertanian. Ia menyebutkan pada 2019 ekonomi DIY tumbuh ditopang konstruksi Projek Strategis Nasional, pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA), pembangunan underpass dan pekerjaan lainnya.
"Sejak berakhirnya pembangunan konstruksi YIA, ruang pertumbuhan akan semakin terbatas karena belum ada projek konstruksi besar lainnya yang berjalan," kata Hilman.
Sementara di sektor pertanian, pada Triwulan I ini pada umumnya mengalami kenaikan produksi utamanya disumbang oleh panen raya padi secara nasional. Apabila pertumbuhan ekonomi DIY mengecualikan statistical base effect dari sektor konstruksi dan pertanian, maka ekonomi DIY pada Triwulan I 2020 ini mampu tumbuh 1,72% (yoy).
Sementara itu efek pandemi covid-19, Hilman mengatakan, mulai berdampak pada penutunan kinerja sektor pariwisata dan industri pengolahan di penghujung triwulan
"Secara umum kinerja pariwisata di DIY pada awal 2020 ini masih baik," katanya.
Namun sejak adanya konfirmasi pasien covid-19 pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020, kinerja pariwisata di berbagai destinasi terus menurun. Ia menambahkan pada Maret 2020 jumlah wisatawan asing maupun domestik yang menginap di hotel berbintang di DIY turun hingga 30,8% (yoy) dibanding tahun sebelumnya.
Penurunan kinerja pariwisata ini, ujarnya, menyebabkan pertumbuhan ekonomi sektor akomodasi makan minum, sektor transportasi hingga industri pengolahan makan minum tidak dapat tumbuh sebesar periode sebelumnya.
Hilman Tisnawan menambahkan, dari sisi kelompok pengeluaran, kondisi ekonomi global yang juga mengalami penurunan menjadi momentum DIY untuk mencatat net-ekspor.
"Ini menjadi catatan positif bagi kinerja DIY dalam peran nyata perbaikan defisit neraca berjalan yang dialami oleh Indonesia," katanya.
Pada Triwulan I 2020, lanjutnya, DIY mampu mendorong ekspor untuk tumbuhpositif 5,25% (yoy) dengan pertumbuhan impor hanya 2,01% (yoy).
"Namun perlu diwaspadai dampak ekonomi dari covid-19 yang terus memburuk di berbagai negara dapat menyebabkan penurunan kinerja ekspor DIY di masa mendatang," katanya.
Sedang kinerja inflasi di DIY masih tercatat baik. Pada April 2020, lanjutnya, inflasi DIY tercatat deflasi sebesar 0,24% (mtm). Dengan capaian tersebut inflasi DIY secara akumulatif hingga April 2020 tercatat 0,50% (ytd) atau secara tahunan 2,34% (yoy). Capaian inflasi ini masih pada sasaran yang ditetapkan sebesar 3,0%+/-1 (yoy).
baca juga: Koalisi Padi Jilid II Dukung Hermus-Edi Maju Pilkada Manokwari
Terkendalinya inflasi di DIY ini, ujarnya, disebabkan oleh deflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food), sebagai dampak dari kecukupan stok pangan hingga Lebaran mendatang. Selain itu, imbuhnya inflasi kelompok harga yang diatur pemerintah juga menurun. Pada kesempatan itu, Hilman mengingatkan, untuk menopang pertumbuhan ekonomi di DIY di tengah pandemi covid-19 ini diperlukan gotong royong semua lapisan masyarakat. (OL-3)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
SWISS-BELHOTEL Airport Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Wates, Kulon Progo, untuk memastikan ketersediaan stok darah di wilayah ini.
MULAI pukul 00.00 WIB, Jumat (6/2), KAI Daop 6 Yogyakarta mulai membuka penjualan tiket untuk arus balik atau keberangkatan H+1 Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved