Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara akan segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam program Jaring Pengaman Sosial untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sekretaris Daerah Sumut Raja Sabrina mengungkapkan bantuan itu akan
disalurkan mulai Mei.
"BLT akan disalurkan kepada masyarakat selama tiga bulan, secara berturut-turut yaitu April, Mei, dan Juni. Untuk penyaluran yang
pertama akan dilakukan di awal Mei," tuturnya, Senin (27/4).
Dana BLT akan diberikan kepada masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Hal itu berdasarkan Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penggunaan DTKS dan Non-DTKS.
Namun, lanjutnya, tidak semua masyarakat yang masuk di DTKS akan mendapat dana BLT dari Pemprov Sumut. Masyarakat yang akan mendapatkannya adalah masyarakat yang belum memperoleh bantuan dari program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemenkes, tetapi masuk dalam DTKS.
Sabrina berharap data tersebut segera diberikan pemerintah kabupaten/kota karena untuk bantuan bulan April rencananya akan disalurkan mulai 1 Mei 2020.
Adapun besaran BLT yang akan diberikan kepada masyarakat sama besarnya dengan BLT yang diberikan Kementerian Sosial, yakni Rp600 ribu per kepala keluarga (KK). Uuntuk penyaluran ke masyarakat, Pemprov Sumut menggunakan jasa PT Pos Indonesia agar bantuan tersebut benar-benar sampai kepada yang bersangkutan.
"Data yang diberikan kabupaten/kota harus valid, by name by address. Jadi, tidak ada kesalahan dalam pembagiannya. Kemudian nanti PT Pos mengirimkan bantuan ini menggunakan wesel atau boleh juga diambil sendiri oleh penerimanya ke Kantor Pos," urainya.
Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk JPS tahap pertama setelah sebelumnya hanya sekitar Rp100 miliar. Dana tersebut akan diberikan kepada sekitar 150.000 penerima. (R-1)
KEMENTERIAN Agama mengawal penyaluran bantuan sosial keagamaan Rp473 miliar selama Ramadan 1447 H. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 3 juta fakir miskin di 117 kabupaten/kota
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menegaskan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Memaknai perjalanan 19 tahun, PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina menggelar serangkaian kegiatan sosial.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved