Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 warga Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Jawa Tengah, yang baru pulang dari wilayah zona merah meninggal dunia. Kedua PDP yang meninggal berjenis kelamin laki-laki. Satu orang berusia 68 tahun dan satu lagi remaja berusia 16 tahun. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Jatibarang, Imam Tauhid menyebutkan bahwa salah satu orang yang meninggal bari pulang dari Tangerang. Dan satunya lagi punya riwayat perjalanan dari Bandung.
"Untuk PDP berusia 16 tahun ini memiliki penyakit maag kronis. Sebelum meninggal, pasien tersebut sempat dicek suhunya dan hasilnya normal 34 derajat Celcius," kata Imam yang juga Camat Jatibarang, Sabtu (25/4).
Imam menyampaikan PDP remaja itu begitu pulang di kampung halaman langsung lapor ke desa, dan disarankan untuk periksa kesehatan di puskesmas. Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas, yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit dan dipilih yaitu RS Bhakti Asih Wanasari, Brebes. Namun setelah beberapa jam dirawat, pasien itu diminta untuk dibawa ke RSUD Brebes. Setelah dirawat selama 3 jam di RSUD Brebes, ia meninggaldunia pada Jumat (24/4/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
"Sedangkan PDP berusia 68 tahun itu memiliki riwayat pulang dari Bandung," ucap Imam.
Imam menjelaskan awalnya kakek itu tidak memiliki keluhan saat pulang ke kampung halaman, pada Rabu (22/4). Namun, pada hari Kamis ia merasa kurang enak badan dan periksa ke puskesmas. Saat dilakukan pengecekan suhu, suhu badan kakek tersebut 38,2 derajat Celcius. Kakek tersebut memiliki gejala batuk dan sesak nafas.
"Keduanya dimakamkam sesuai SOP penanangan jenazah covid-19," jelas Imam.
baca juga: Kesadaran Warga Patuhi Protokol di Pasar Surabaya masih Rendah
Data dari Dinkes Kabupaten Brebes, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 316 orang dan PDP sebanyak 34 orang dan terkonfirmasi positif masih nihil. Sedangkan 49 warga Kabupaten Brebes yang ikut dalam Ijtimak Tabligh Akbar di Gowa, telah dilakukan pemeriksaan melalui rapid test. Hasilnya, dari 49 warga Brebes itu, 21 di antaranya terindikasi positif virus korona baru. Adapun 21 warga itu tersebar di tiga kecamatan di wilayah Brebes selatan, yakni 19 dari Kecamatan Bantarkawung dan sisanya masing-masing dari Kecamatan Bumiayu dan Salem. (OL-3)
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved