Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pasien dalam pengawasan (PDP) di Provinsi Lampung meninggal dunia. Namun belum dapat dipastikan apakah kedua pasien meninggal karena terinfeksi virus korona atau covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Lampung Reihana menjelaskan terhadap dua PDP tersebut telah dikakukan swab karena memiliki riwayat dari wilayah terjangkit.
"Swab telah dikirimkan ke Litbangkes Jakarta, hasil konfirmasi belum datang. Tetapi pemulasaran jenazah sudah sesuai protap covid-19," ujar Reihana, kemarin (21/4/2020).
Reihana memaparkan, PDP meninggal Ny S, 50, memiliki riwayat dari wilayah terjangkit. Pada 4 April 2020 pasien datang dari Tangerang, lalu 6 April berobat ke Puskesmas di Lampung Timur dengan keluhan pusing seperti linglung, tidak disertai demam, batuk, maupun sesak.
"Pasien kemudian drujuk ke RS swasta di Kota Metro dan hasil daignosa yang bersangkutan mengidap kanker otak sehingga harus dirujuk ke rumah sakit pemerintah di Bandar Lampung untuk pengobatan dan terapi lebih lanjut," ujarnya.
Lalu, pada 9 April pasien kembali mengeluh sakit kepala, pihak keluarga membawanya ke Puskesmas untuk mendapat rujukan berobat ke rumah sakit swasta.
Baca juga: Masyarakat Pesisir Selatan Dimbau tidak Galar Balimau
Pada 15 April pasien dirawat di Bandar Lampung dengan diagnosa pneumonia dan penimbunan cairan di otak. Akhirnya, 20 April 2020 pasien yang berstatus PDP tersebut dinyatakan meninggal pukul 20.10 WIB.
Satu PDP lainnya Tn Z, 24, pada 11 April baru tiba di Bandar Lampung dari Jakarta tempatnya bekerja. Pihak keluarga mengatakan sejak tiga bulan lalu yang bersangkutan mengidap sakit pembengkakan di daerah leher sebelah kiri. Sebulan terakhir sering mengalami demam.
"Pada 19 April 2020 pasien mengeluh batuk, sesak napas, mual dan demam. Karena kondisi memburuk, keluarga membawanya ke rumah sakit swasta di Bandar Lampung. Hasil pemeriksaan ditemukan positif paru dan HIV. Hingga 20 April 23.00 WIB dinyatakan meninggal," kata Reihana.
Hingga saat ini, PDP di Lampung berjumlah 55 orang, dengan rincian 15 masih dirawat, 33 telah sembuh, dan 7 orang meninggal dunia. Sementara positif covid-19 bertambah 1 menjadi 27 orang, di mana 2 dirawat 10 sembuh, dan 5 meninggal. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved