Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi virus korona, para remaja di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur malah melakukan aksi balap liar di bekas jalan tol Kecamatan Jabon, Minggu (19/4) malam.
Polisi mengamankan ratusan remaja dari lokasi balap liar serta 195 sepeda motor ke Mapolresta Sidoarjo. Sekitar 70 remaja yang tadinya berada di lokasi balap liar bekas jalan tol Jabon tersebut terlihat dihukum duduk berjajar di halaman Mapolresta Sidoarjo. Mereka rata-rata pelajar masih di bawah umur yang belum memiliki SIM, tidak membawa STNK dan tak mengenakan helm. Bahkan mereka tidak hanya berasal dari Sidoarjo, melainkan juga dari wilayah Ngoro Kabupaten Mojokerto serta Kabupaten Pasuruan.
Di tengah libur sekolah karena pandemi virus korona, mereka justru berkerumun di arena balap liar.Salah satu di antara remaja ini ada Sahrul masih berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP. Dia bersama sejumlah rekannya asal Desa Wonosari Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto yang ikut balap liar datang di ke bekas jalan tol Jabon Kabupaten Sidoarjo. Nurcholis, ayah Sahrul terlihat datang ke Mapolresta Sidoarjo.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, aksi balap liar para remaja ini sangat memprihatinkan. Di tengah pemerintah meminta warga diam di rumah karena virus corona, mereka justru berkerumun di aksi balap liar. Apalagi mereka kebanyakan siswa SMP, SMK dan SMA yang seharusnya belajar di rumah. Sumardji m akan mengambil tindakan tegas pada para remaja ini. Selain memanggil para orang tuanya, polisi juga akan membuat surat tembusan ke sekolah-sekolah para remaja di bawah umur ini.
baca juga: Menkes Setujui Pemberlakuan PSBB di Banjarmasin dan Tarakan
Polresta Sidoarjo juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk memberikan hukuman denda lebih berat dibandingkan pelanggaran biasa. Sebab selain tidak memiliki SIM, STNK dan tak mengenakan helm, mereka juga melanggar aturan berkerumun melalui aksi balap liar.
"Ini biar memberi efek jera kepada mereka," tegas Sumardji.
Sebenarnya orang yang dibawa ke Mapolresta Sidoarjo, jumlahnya mencapai lebih dari 300 orang. Mereka yang bisa menunjukkan surat kendaraan sudah dilepaskan, namun kendaraan sepeda motornya masih tetap ditahan di Mapolresta Sidoarjo. (OL-3)
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved