Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
OMZET pendapatan pedagang kelapa di Kabupaten Lebak, Banten, naik karena meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan suci Ramadan. "Kami merasa kewalahan menjelang Ramadan banyak permintaan kelapa ke luar daerah, meski pandemi wabah Covid-19 melanda bangsa Indonesia," kata Supardi (55), seorang pedagang kelapa di Jalan Lingkar Selatan Rangkasbitung, Lebak, Minggu (19/4).
Saat ini, pedagang menampung kelapa dari petani sehubungan meningkatnya permintaan ke luar daerah, seperti Tangerang, Bogor dan Jakarta. Biasanya, kata dia, menampung kelapa dari petani sebanyak 5.000 butir, namun kini menjadi 10.000 butir/hari.
Produksi kelapa itu diperoleh dari petani di wilayah Lebak bagian tengah, diantaranya Kecamatan Cimarga, Leuwidamar, Muncang, Cirinten, Cileles, Gunungkencana, Bojongmanik, Malingping, Banjasari dan Rangkasbitung. "Kami menampung kelapa petani itu dengan harga rata-rata Rp3.500/butir," katanya menjelaskan.
Menurut dia, meningkatnya permintaan pasar tersebut tentu omzet pendapatan naik sehingga mampu menyumbangkan ekonomi keluarga, termasuk lima tenaga kerja.
Selama ini, meningkatnya permintaan kelapa itu dipastikan bisa meraup keuntungan bersih Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp750 ribu/hari dengan menjual sebanyak 10.000 butir dan modal Rp30 juta.
Komoditas kelapa kebanyakan menjelang Ramadan itu untuk dijadikan bahan makanan kering maupun sayuran. "Kami setiap menjelang Ramadan bisa memasok kelapa ke luar daerah hingga menggunakan truk colt diesel," katanya.
Ahmad (45) seorang penampung kelapa warga Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak mengaku dirinya kini kewalahan karena banyak permintaan dari bandar untuk dipasok ke luar daerah,terlebih sudah mendekati Ramadan.
Selama ini, kelapa dari Lebak memiliki keunggulan karena memiliki kadar minyak cukup tinggi, juga tidak mengeluarkan air banyak, juga daging buahnya tebal sehingga kelapa Lebak sangat cocok untuk bahan makanan campuran, seperti aneka makanan kering dan sayuran.
Bahkan, banyak pabrik makanan biskuit maupun roti di Tangerang menggunakan campuran kelapa dari Lebak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengaku saat ini jumlah populasi perkebunan kelapa milik masyarakat seluas 23.136 hektare tersebar di 28 kecamatan.
Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat agar mengembangkan perkebunan kelapa, karena dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. "Kami mengapresiasi hingga kini komoditas kelapa menjadikan andalan ekonomi petani," katanya. (OL-12)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen memberikan kesempatan dan wadah kepada para pedagang kecil untuk naik kelas.
Para pedagang yang berjualan di depan akses utama pasar menduga uang sewa lapak yang diberikan itu hanya masuk ke kantong ormas
Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati mengeluhkan begitu banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pintu masuk sehingga membuat kawasan Los C dan H sepi.
MENJELANG libur lebaran Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengunjungi pedagang kuliner di kawasan Malioboro, Selasa (25/3). Ia pun memasang plang daftar harga menu makanan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) pada alur pintu masuk mobil di Stasiun Pasar Senen.
Di sisi lain, kata dia, banyak kesempatan Presiden Prabowo selalu menampilkan rasa hormat untuk para pedagang kaki lima yang mencari rezeki di jalan halal demi menafkahi anak dan istri.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved