Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien positif korona atau covid-19 di Jawa Tengah yang sembuh melampaui jumlah pasien yang meninggal dunia.
Hingga Sabtu (18/4), sebanyak 46 pasien positif di Jateng berhasil sembuh. Sedangkan yang meninggal dunia 44 orang.
Baca juga: Warga Desa Adat Yangbatu Bagikan Ribuan Botol Disinfektan
Adapun pasien positif korona meningkat dari 305 orang menjadi 313 orang.
Demikian juga pada orang dalam pemantauan (OPD) juga meningkat dari 34.193 orang menjadi 24.562 orang. Peningkatan juga terjadi untuk pasien dalam pengawasan dari 812 orang menjadi 872 orang.
"Sebanyak 223 pasien positif korona saat ini masih dirawat dan diisolasi di 62 rumah sakit di Jawa Tengah dengan pasien terbanyak di RSUP dr Kariadi Semarang sebanyak 76 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo.
Baca juga: Gubernur NTT Keluarkan 8 Instruksi ini untuk Kepala Daerah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku gembira demgan perkembangan kesembuhan pasuen positif korona ini, meskipun juga masih prihatin dengan semakin meningkatnya pasien yang terus terjadi.
"Semoga hal ini makin membuat kita optimistis, pesan saya kepada warga Jawa Tengah jangan ada yang memberikan stigma negatif pada pasien covid-19," kata Ganjar. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved