Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES dan Kodim 0723 Klaten, Jawa Tengah, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa paket beras 5 kilogram kepada warga miskin yang terdampak virus korona atau covid-19/
Bantuan paket beras tersebut disalurkan kepada warga miskin di daerah sekitar Polres, Kodim, Polsek, dan Koramil di Klaten, Kamis (16/4). Total bantuan beras sebanyak 1.200 paket.
Prioritas bantuan adalah warga miskin terdampak Covid-19, seperti tukang becak, tukang parkir, ojek online (daring), pemulung sampah, ojek online, dan pedagang asongan.
Penyerahan bantuan bagi warga terdampak Covid-19, secara simbolis dilakukan bersama Kapolres AKB Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723 Klaten Letkol (Kav) Minarso.
Baca juga: Menkes Tetapkan PSBB di Makassar, Penjabat Wali Kota: Sudah Siap
Seusai penyerahan bantuan, Dandim Letkol Minarso menjelaskan bantuan paket beras 5 kilogram kepada warga miskin itu kali kedua yang diberikan Polres dan Kodim Klaten.
"Warga terdampak Covid-19, adalah sasaran prioritas aksi sosial Polres dan Kodim 0723 Klaten. Ini yang kali kedua aksi kepedulian sosial yang dilakukan bersama Polres dan Kodim," katanya.
Warga miskin, lanjut Dandim, layak dibantu untuk meringankan beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Polres dan Kodim pun berencana akan menyalurkan lagi bantuan tersebut.
Kapolres AKB Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, untuk membantu kebutuhan ekonomi warga terdampak covid-19, Polres dan Kodim menggugah pihak lain turut membantu.
Menurut dia, bantuan ini adalah hasil pengumpulan dana dari gaji anggota.
Pemberian bantuan tersebut, adalah bentuk kepedulian Polres dan Kodim Klaten untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga kurang mampu di tengah pandemi covid-19.
Suparmi, 60, pemulung warga Klaten Utara, menyambut suka cita mendapat bantuan paket beras 5 kilogram yang penyerahannya langsung oleh Kapolres Klaten.
"Kami, orang miskin, tentu berterima kasih kepada Polri dan TNI yang telah memberikan bantuan bahan pangan di saat situasi ekonomi sulit akibat wabah virus korona," pungkasnya. (X-15)
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved