Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah saat ini terkoreksi hingga 23,5 persen untuk Dana Bagi Hasil dan 10 persen untuk Dana Insentif Daerah. Oleh karena itu, Pemkot Magelang perlu melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Magelang, Wawan Setiadi, mengatakan koreksi ini terjadi lantaran pendapatan negara juga terkoreksi. "Hingga mencapai angka Rp500 triliun akibat pandemi covid-19," kata Wawan, Kamis (16/4).
Oleh karena itu, sambungnya, Pemkot juga harus melakukan realokasi dan efisiensi belanja modal, belanja barang, dan belanja jasa. "Bahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan fisik sudah dihentikan, kecuali untuk DAK pelayanan kesehatan dan pendidikan masih bisa diterima," jelas Wawan.
Baca juga: Pemkot Magelang Anggarkan Rp45 Miliar untuk Penanganan Covid-19
Atas kondisi itu, lanjutnya, perlu penyesuaian dengan postur APBD Kota Magelang tahun 2020. Terlebih lagi diperkirakan ada penurunan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 50 persen.
"Karena itu, kami mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar segera melakukan penyesuaian anggaran dengan batas maksimal dua minggu ke depan," tutupnya. (OL-14)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved