Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
NELAYAN di Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terdampak wabah virus korona baru (covid-19) belum tersentuh bantuan sosial. Padahal ribuan nelayan di pantai setempat mengurangi aktivitas melaut sejak penerapan social dan physical distancing.
"Nelayan mengurangi melaut karena dampak korona di perkotaan. Memang ada saja yang melaut, tapi jumlahnya sedikit," tegas Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya, Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang, Umar Hasan, Kamis (16/4).
Umar mengungkapkan jumlah nelayan sekitar 3.600. Saat ini, produksi ikan laut menurun drastis. Kalaupun ada yang melaut dan dapat ikan, hanya dijual untuk kebutuhan lokal. Sebab, pasar sedang lesu karena dampak virus korona. Akibatnya, ikan hasil tangkap nelayan sulit terserap konsumen di pasar.
Selain dampak wabah korona, lanjutnya, sekarang sedang memasuki musim paceklik. "Musim panen ikan sekitar bulan Juni sampai Juli," katanya. Selama libur melaut, para nelayan kecil belum tersentuh bantuan sosial dampak covid-19 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Hal itu dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Pemkab Malang Victor Sembiring.
"Dampak dari covid-19, nelayan belum mendapatkan bantuan seperti sembako," ungkap Victor.
Victor menjelaskan nelayan lokal saja yang masih bertahan melaut. Mereka yang melaut itu armada kapal purse sein, skoci dan kapal cepat kecil.
"Mereka melaut menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, kurang lebih yang aktif sekitar 20% sampai 30% saja," tuturnya.
baca juga: Jatim Periksa Seluruh Pekerja Migran Malaysia yang Masuk
Sejauh ini, lanjutnya, produksi ikan hasil tangkap di laut periode Januari sebanyak 224 ton, Februari 189 ton dan Maret 295 ton. Produksi ikan sampai Maret 2020, yakni ikan cakalang 96,8 ton, tongkol 93,7 ton, tuna mata besar 6,9 ton, madidihang 29 ton, lemadang 16 ton, layang 40 ton dan ikan lainnya sekitar 20 ton.
"Sementara untuk bulan April 2020 diperkirakan hasil tangkapan menurun karena yang melaut terbatas," imbuhnya.(OL-3)
PENGEMBANGAN sektor energi di wilayah pesisir Jawa Timur harus memiliki roadmap (peta jalan) yang terencana baik dengan mengakomodasi kepentingan dan kebermanfaatannya bagi nelayan.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved