Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Padang tengah mendata warganya yang berkecukupan. Hal ini bertujuan untuk membantu warga lain yang kurang mampu dan terdampak virus korona (Covid-19).
"Kebijakan pemerintah untuk tidak beraktifitas di luar rumah dan dampak yang ditimbulkan akibat wabah ini telah memberi dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat karena tidak lagi bisa berusaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelas Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Rabu (15/4).
Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, 40 Siswa SMAK Regina Pacis Lolos SNMPTN
Dikatakan Mahyeldi, guna menanggulangi masalah tersebut, warga yang terkena dampak ekonomi perlu segera diberi bantuan. Karena terbatasnya dana pemerintah, sambung dia, perlu diminta bantuan kepada orang yang dianggap berkecukupan atau kaya atau dermawan.
"Kita minta di masing-masing RT mendata dan mencatat mereka yang berkecukupan, by name by adress berserta nomor handphone," imbau Mahyeldi.
Mahyeldi berharap, musibah pandemi Covid-19, dapat mengetuk hati siapa saja membantu warga yang terdampak.
"Harapan kita dengan kejadian ini akan terwujud kebersamaan, saling tolong menolong, menjaga persatuan dan bela negara," ucapnya.
Hingga kemarin, pasien positif Covid-19 di Padang menjadi 33 orang, dari 48 positif untuk keseluruhan Sumatra Barat.
Beberapa hari belakangan, bantuan pun sudah mulai mengalir dari pihak swasta atau sejumlah pengusaha. Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kota Padang, Selasa (14/4), untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Tercatat, lima pengusaha di Padang menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Padang di kediaman dinasnya. Bantuan berupa sembako, Alat Pelindung Diri (APD), dan lainnya itu diterima Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.
"Alhamdulillah, bantuan datang silih berganti. Terima kasih atas kepeduliannya terhadap musibah yang terjadi," kata Wali Kota saat menerima bantuan dari lima pengusaha tersebut.
Lima perusahaan yang menyerahkan bantuannya di antaranya yakni Lile Chocolate, CV Maju Harapan Jaya, PT Itan Sukses Inspirasi, CV Teratai Mekar, PT Dipo Internasional Pahala Otomotif, serta Bu Yeti.
Priscilla Raisa yang mewakili seluruh pengusaha tersebut, menyebut bahwa bantuan diberikan kepada mereka yang terdampak Covid-19. Terutama bagi mereka yang berada di garda terdepan, seperti petugas kesehatan dan lainnya.
"Kita berikan bantuan ini supaya mereka tetap semangat," jelas pemilik Lile Chocolate itu. (OL-6)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved