Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Padang Mahyeldi mengatakan satu orang di setiap kelurahan sudah dilatih untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan hand sanitizer dan disinfektan di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkannya.
"Bahkan kita sudah melatih 114 orang di 114 kelurahan atau satu orang perkelurahan untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan," kata Mahyeldi, Minggu (12/4).
Mehyeldi menambahkan beberapa pihak juga membantu Pemko Padang dalam memenuhi ketersedian kedua barang tersebut.
"Kaitan dengan hand sanitizer kita di Padang dapat dukungan banyak pihak yang telah membuat sendiri. Seperti dari Universitas Andalas, BNPB, BUMD maupun dari masyarakat," kata Mahyeldi.
baca juga: Jumlah Pemudik Masuk ke Flores Timur Menurun
Lanjutnya, Pemko Padang juga sudah merencanakan memperbanyak hand sanitizer maupun disinfektar. Namun saat ini masih menunggu bahan dasarnya.
"Kita punya rencananya untuk membuat lebih banyak namun saat ini sedang menunggu bahannya. Kita akan berusaha memperbanyak hand sanitizer dan disinfektan di Padang," tambahnya. (OL-3)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
AMERICAN Academy of Ophthalmology mengungkapkan bahwa penggunaan pembersih tangan atau hand sanitizer yang sering selama pandemi dapat menyebabkan lebih banyak cedera mata.
Menjaga kebersihan tangan merupakan upaya untuk mencegah dan menularkan penyakit pada area sekitar maupun orang lain.
Persyaratan pemberian MPASI tidak hanya mencakup waktu yang tepat dan kebutuhan gizi, tetapi juga aspek keamanan.
Meskipun produk kesehatan, dua produk ini dibuat dengan fabrikasi terbaik dengan desain yang mengutamakan fungsi kesehatan tanpa mengindahkan kenyamanan dan nilai estetik.
Diduga karena meminum oplosan hand sanitizer dan minuman bersoda, dua orang narapidana Lapas Kelas II A Serang meninggal pada Senin (27/11).
Penggunaan antibacterial wipes dianggap lebih efektif dan dapat menjadi solusi untuk kondisi pasca Covid-19 saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved