Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi berkekuatan 5,0 Skala Ricter (SR) kembali mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara pada Minggu (12/4) pagi.Gemp berlokasi di 2.39 Lintang Utara (LU),127.18 Bujur Timur (BT) 116 Kilo Meter Barat Laut (BL) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utradengan kedalaman 86 km.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Ternate, Kustoro mengatakan gempa tersebut diakibatkan terjadinya pergeseran lempeng di laut Maluku.
"Gempa ini diakibatkan pergeseran lempeng mikro Halmahera di laut Maluku," kata Kustoro saat dihubung, Minggu (12/4).
baca juga: Perlindungan Terhadap Pekerja Medis masih Lemah
Kustoro menambahkan gempa 5,0 SR tidak berpotensi tsunami, untuk itu Warga diimbau tetap tenang.
"Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dan terpercaya dari BMKG dan sehingga tidak menimbulkan kepanikan," imbuhnya. (OL-3)
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved