Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TATIK Amrono dan Nur Margono sibuk memilah aneka bahan rempah rempah dan memasukkan ke dalam sebuah kantung kecil. Dengan mengenakan masker, ia bersama empat ibu RT 6 RW 1 Kampung Jagalan, Kota Yogyakarta, menyiapkan empon-empon untuk dikonsumsi warga.
"Ini ada yang direbus di sini serta dibagikan dalam bentuk matang dan ada pula yang dibagikan dalam bentuk mentah," terang Tatik, Rabu (8/4).
Empon-empon yang mentah hanya dicuci dan dipotong-potong sesuai takaran kemudian dimasukkan ke kantung plastik. Sementara itu, empon-empon yang dimasak dicuci kemudian diiris atau digeprek lalu direbus.
"Empon-empon itu harus direbus hingga mendidih dan airnya bisa diminum. Empon-empon itu bisa direbus kembali hingga dua kali," kata.
Tokoh masyarakat Kampung Jagalan, Kota Yogyakarta, Dwi Sariyono mengakui telah mendorong warga untuk membuat dan meminum jamu agar imunitas tubuh tetap terjaga dan badan tetap sehat
Ada sebelas bahan alami yang digunakan, yaitu jahe, kencur, kunyit, sereh, temulawak, kapulaga, cengkeh, daun jeruk, kayu manis, dan gula batu.
"Saya pribadi sudah biasa mengonsumsi di rumah. Karena sedang wabah virus korona atau covid-19, kita buat untuk warga," kata dia.
Baca juga: Subuh, Dua PDP di Belitung Dimakamkan
Dengan membagikan ke warga, mereka diharapkan tahu bahan-bahan untuk meracik jamu ini dan bisa membuat sendiri di rumah.
Dalam sehari, ia menghabiskan 5 kilogram jahe dan 2,5 kilogram untuk masing-masing bahan yang lain. Air rebusan dari empon-empon tersebut bisa untuk dikonsumsi lebih dari 300 orang.
"Bahan yang telah direbus itu bisa direbus dua kali lagi," kata dia.
Ketua RW 1 Kampung Jagalan, Kota Yogyakarta, Elisa Agus Setiyono menuebutkan, warga bergotong royong menghadapi covid-19. Mereka bergotong royong tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga pembuatan jamu dan penyemprotan.
Agar tidak berkerumun, aktivitas warga dibatasi hanya beberapa orang dengan pembagian tugas yang jelas. Misalnya, ibu-ibu bertugas menyiapkan jamu empon-empon, sedangkan yang laki-laki menyemprot disinfektan.
Selama melakukan tugas, mereka juga wajib mengenakan masker dan bagi yang melakukan penyemprotan wajib mengenakan alat pelindung diri. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved